oleh

Media Massa dalam Upaya Melestarikan Bahasa Daerah

Penulis: Dwi Arifin (Duta Baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat)

Media Massa sejak pra dan pasca kemerdekaan hingga era digital masih tetap eksis. Khususnya media cetak berbahasa daerah Jawa dan Sunda. Hal itu menjadi keunggulan tersendiri disaat media cetak lainnya memutuskan untuk tidak terbit lagi atau hanya memfungsikan media online

Media Massa yang puluhan tahun dikelola organisasipun mulai membuka program artikel berbahasa daerah, hal itu menjadi bukti bahasa daerah sangat penting mengisi atau menjadi halaman khusus di media massa.

Manfaat lainnya ialah bagi mereka yang kondisinya jauh dari desa asalnya atau sedang merantau. Serta akan merantau ke daerah lainnya, dengan adanya media massa berbahasa daerah tersebut dapat menjadi sumber untuk mempelajari bahasa daerah secara mandiri.

Kehadiran media massa berbahasa daerah yang telah teruji puluhan tahun sebagai bahan bacaan masyarakat. Sudah semestinya menjadi bagian kemajuan kehidupan masyarakat, bukan justru hilang, dikarenakan pengaruh globalisasi atau era digital yang memasuki generasi remaja sebelumnya, saat ini dan ke depan.

Selain itu, bahasa daerah khususnya Jawa dan Sunda memiliki pengaruh tersendiri kepada masyarakat yang akan dibangun atau terbangun selama ini. Sebab bahasa daerah memiliki ciri khas menjunjung tinggi sopan santun, atau makna lain yang berhubungan dengan kearifan dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan.

Media massa berbahasa daerah sudah semestinya dilestarikan oleh semua pihak. Khususnya oleh pemerintah dengan mengalokasikan sedikit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD dan APBN nya untuk menunjang pelestarian bahasa daerah atau sebagai masyarakat dengan membeli dan mengkoleksi media massa itu sebagai kepeduliannya.

https://sigiku.com/2025/09/08/hari-literasi-internasional-2025-media-cetak-seharusnya-tersedia-di-ruang-tamu-lembaga-pendidikan/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *