Penulis: Brayan Da’iyan (Duta Baca Media Massa)
Oleh-oleh khas daerah selama ini atau sejak dulu, cenderung berupa makanan atau kerajinan tangan. Namun padahal ada oleh-oleh lainnya yang cukup menarik sebagai pelengkap ketika mengunjungi berbagai daerah yaitu media cetak lokal.
Oleh-oleh makanan memang enak untuk dinikmati oleh mulut, sedangkan oleh-oleh kerajinan tangan biasanya menjadi hiasan di ruang tamu atau rumah agar enak dilihat. Berbeda dengan media cetak (Koran, Majalah atau Tabloid) cocok disimpan ditempat-tempat khusus untuk menambah aura yang berbeda dalam ruangan.
Media cetak lokal sudah semestinya menjadi tambahan oleh-oleh khas daerah. Media cetak lokal yang biasa menampilkan tokoh di daerahnya, kondisi perkembangan daerahnya, sejarah-sejarah yang menjadi ciri khas daerahnya atau bahasa-bahasa dan nasihat yang bersumber dari sastra dearahnya sering menjadi bagian dari pelengkap isi bahan bacaan media cetak lokal.
Semua itu pasti menarik jika dibaca oleh orang yang menerima oleh-oleh. Bahan bacaan yang seolah-olah akan membawa ke suasana alam dan kondisi masyarakat di daerah itu. Bahan bacaan yang dapat dibaca, bukan oleh satu dua orang, tapi puluhan atau bahkan ratusan orang yang ingin membaca media cetak lokal itu secara bergantian, ketika mereka tertarik melihatnya.
Media cetak lokal yang menjadi oleh-oleh juga secara tidak langsung akan menjadi sumber menumbuhkan minat baca orang sekitar. Menambah wawasan tentang gambaran daerah lain yang belum dikunjungi. Serta menumbuh kembangkan otak untuk berpikir lebih dalam, sebab dilatih dengan rutinitas membaca media cetak yang secara khusus menyajikan bahan bacaan berkualitas bagi pembacanya.










Komentar
3 komentar