oleh

Koran, Majalah dan Tabloid, sebagai Daya Tarik Pengunjung Perpustakaan

Penulis: Dwi Arifin (Duta Baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat)

Sebagai upaya melengkapi bahan bacaan bagi para pengunjungnya. Perpustakaan selalu menampilkan media cetak berbentuk Koran, Majalah atau Tabloid. Sebab informasi dari berbagai media massa itu cenderung memiliki minat baca tersendiri bagi publik baca.

Secara rinci, koran memiliki fungsi di perpustakaan sebagai arsip peristiwa harian yang sering digunakan untuk tambahan referensi riset sejarah, penelusuran jejak berita terbaru dan lawas, atau data primer.

Sehingga Perpustakaan biasanya berlangganan koran harian dan menyimpan edisi terikat/binding. Hingga saat ini koran masih dijadikan sebagai sumber informasi paling update.

Media cetak berbahasa daerah, bahasa Indonesia dan bahasa Asing yang diminati masyarakat Indonesia

Berbeda dengan Majalah, fungsinya di perpustakaa sebagai sumber informasi mendalam + referensi minat khusus. Seperti majalah sains, bisnis, fashion, hobi, dan teknologi.

Melalui kefokusan publikasi tersebut, masa simpan media cetaknya lebih panjang dari koran. Sebab isinya lebih analitis, populer, dan ilmiah.

Sedangkan, Tabloid fungsinya mirip majalah, tapi format lebih besar, bahasa ringan atau santai dan fokus kepada informasi tertentu. Seperti gossip, hiburan atau olahraga. Sehingga memiliki daya tarik sendiri, jika dibandingkan koran dan majalah.

Hal lain dari media cetak tersebut, ada yang menggunakan bahasa asing atau bahasa daerah dalam menyampaikan informasi kepada publik untuk menjadi daya tarik tersendiri para peminatnya.

Sehingga selama ini berbagai media cetak itu, terkadang menjadi daya tarik pengunjung tertentu. Sebab ada pengunjung perpustakaan yang ketika masuk ke ruangan bacanya. Mereka mengawali membaca dengan memilih Koran, Majalah dan Tabloid terlebih dahulu, sebelum mencari buku yang ingin dibacanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *