oleh

Jurnalis Independen Bersatu dan Konsep Catur Pusat Pendidikan Kemendikdasmen

Penulis: Dwi Arifin (Kepala Pusat Pengembangan Relasi Media Massa Jurnalis Independen Bersatu)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong penguatan implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) melalui sinergi catur pusat pendidikan, yakni keluarga, sekolah, masyarakat, dan media.

Catur pusat pendidikan adalah konsep holistik yang mengacu pada empat lingkungan utama yang bekerja sama untuk membentuk karakter anak secara optimal: keluarga, sekolah, masyarakat, dan media. Konsep ini menekankan pentingnya sinergi antara keempat komponen tersebut untuk menciptakan generasi yang berkarakter kuat, cerdas, dan berdaya saing di era digital. Konsep ini memperluas dari konsep tripusat pendidikan (keluarga, sekolah, dan masyarakat) dengan menambahkan media sebagai pilar penting dalam pendidikan modern.

Empat pilar catur pusat pendidikan

  • Keluarga: Lingkungan pertama dan paling mendasar dalam membentuk karakter anak.
  • Sekolah: Lingkungan formal tempat anak mendapatkan pendidikan terstruktur dan bimbingan guru.
  • Masyarakat: Lingkungan sosial yang luas, termasuk tetangga, organisasi, dan lingkungan tempat ibadah, yang turut berperan dalam pembentukan kepribadian anak.
  • Media: Lingkungan virtual yang kini sangat berpengaruh terhadap generasi muda, baik media cetak maupun digital.

Manfaat dan tujuan

  • Pembentukan karakter: Menciptakan generasi yang berakhlak, beretika, dan bertanggung jawab.
  • Penguatan karakter: Berkontribusi pada penguatan karakter melalui pembiasaan yang terus-menerus di semua lingkungan.
  • Kolaborasi: Menekankan kolaborasi dan sinergi antara semua elemen untuk mencapai tujuan pendidikan secara bersama-sama

Menyambut program tersebut, Jurnalis Independen Bersatu (JITU) yang merupakan organisasi profesi berbadan hukum yang terdiri dari perwakilan jurnalis dari media cetak, media online, televisi dan radio. Berdiri berdasarkan Undang-undang No.40 Tahun 1999 tentang Pers/Media Massa.

Sebagai organisasi yang berkembang karena adanya relasi ke perguruan tinggi, kantor perwakilan Kementrian di daerah, sekolah atau pesantren negeri dan swasta, serta organisasi lain yang fokus dalam bidang pendidikan.

Organisasi Jurnalis Independen Bersatu dapat menjadi mitra strategis untuk mewujudkan catur pusat pendidikan. Misalnya khusus sekolah menengah, Jurnalis Independen Bersatu dapat difungsikan untuk membekali para siswa memahami dasar-dasar tentang jurnalistik atau pengelolaan media sosial sekolah atau pribadi untuk difungsikan kepada hal-hal yang lebih positif atau produktif.

Sedangkan untuk kalangan pemuda atau mahasiswa, Jurnalis Independen Bersatu dapat mendukung mereka untuk menumbuhkan keterampilan baru atau tambahan dalam bidang jurnalistik, sebagai bekal melengkapi profesi atau kompetensi yang dijalani.

Selain program tersebut, kerjasama lain juga dapat dibangun sesuai harapan atau kebutuhan lembaga pendidikan yang berhubungan dengan Catur Pusat Pendidikan sesuai arahan Kemendikdasmen.

https://sigiku.com/2025/09/08/hari-literasi-internasional-2025-media-cetak-seharusnya-tersedia-di-ruang-tamu-lembaga-pendidikan/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *