oleh

Jika Bantuan dari Pemda Jabar Tidak Ada, Masyarakat akan Merasakan Kenaikan Biaya Pendidikan

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Bantuan Pendidikan Menengah Universal dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang secara rutin awal  tahun sebelumnya diterima oleh sekolah swasta di Jabar, pada tahun 2026 belum ada kejelasan. Kondisi itu membuat pihak sekolah swasta berrencana menaikan Sumbangan Pembinaan Pendidikan setiap bulannya untuk mencukupi kebutuhan oprasional layanan pendidikannya.

Kepala SMA Al-Islam Bandung, H. Mohammad Kamaludin, M.Sos., saat berinteraktif bersama para kepala sekolah swasta di kongres III, Forum Kepala Sekolah SMA Swasta / FKSS Jabar menyatakan jika bantuan dari pemerintah daerah provinsi Jabar, tidak ada kejelasan di tahun ini. Maka pihak sekolah akan menaikan biaya pendidikan kepada wali murid yang menyekolahkan anaknya di Sekolahnya.

“Padahal kondisi ekonomi orang tua siswa yang berada di wilayah pegunungan sekitar sekolah, seharusnya diringankan beban pengeluaran biaya hidupnya, khususnya untuk biaya pendidikan,”ucapnya kepada Ade Dayat Hendriana, S.H., Ketua Umum Forum Kepala SMA Swasta Jawa Barat atau FKSS Jabar.

Ketua Panita Kongres III FKSS Jabar, Bambang Nuroni, S.Pd, Ketua FKSS SMA Kabupaten Garut dihadapan tamu undangan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan DPRD Jabar sempat mengharapkan agar bantuan untuk sekolah swasta dapat kembali diberikan kepada sekolah swasta untuk kebutuhan biaya oprasional rutin layanan pendidikannya.

“Para kepala sekolah swasta berkomitmen untuk berjuang melalui FKSS Jabar, agar sekolah swasta kembali memperoleh bantuan dari Pemerintah Daerah sebagai tambahan biaya oprasional sekolahnya untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat,”ucapnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *