Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Tema resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengusung jargon utama “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”. Tema ini berfokus pada terciptanya lingkungan belajar yang ramah, inklusif, dan bebas dari perundungan sejak hari pertama masuk sekolah.

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 tersebut menekankan prinsip Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Melalui fokus utamanya:
- Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Penanaman karakter moral dan etika di sekolah.
- Pencegahan Perundungan: Memastikan sekolah menjadi zona aman yang bebas dari kekerasan dan perpeloncoan.
- Aktivitas Interaktif: Diisi dengan kegiatan seperti “Pagi Ceria” dan edukasi mengenai sopan santun, serta beretika dalam bermedia sosial.

Pada tahun 2026 pelaksanaan MPLS di SMA Nugraha memadukan pedoman dari Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026 yang mengatur pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan aturan tambahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun media massa, khusus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di wilayah Jawa Barat tahun ini memfokuskan pada program pendidikan karakter “Gapura Panca Waluya”. Tema utama itu berfokus pada pembentukan karakter siswa yang berakar pada kearifan lokal budaya Sunda.

Kelima nilai kesempurnaan (Panca Waluya) yang menjadi landasan utama meliputi:
- Cageur: Sehat jasmani dan rohani.
- Bageur: Baik hati dan berbudi pekerti luhur.
- Bener: Jujur, taat aturan, dan saleh.
- Pinter: Cerdas dan kompeten.
- Singer: Kreatif, terampil, dan berinisiatif.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Nugraha, Ai Erawati, S.Pd., menyampaikan pada tahun ini SMA Nugraha Kota Bandung menerima murid baru sejumlah 3 kelas untuk tahun ajaran 2026/2027.

Perwakilan murid baru, Muhammad Fadil dan Khuzaimatul Husna menyatakan bahwa memilih bersekolah di SMA Nugraha merupakan pilihan terbaik. Mulai dari kriteria capaian akreditasi Sekolahnya “A”, lingkungan sarana yang lengkap, nyaman dan asri. Para guru yang membuat semangat untuk belajar, Sekolah yang telah puluhan tahun berpengalaman mencetak murid-muridnya untuk berprestasi dan memiliki alumni yang dikenal baik oleh masyarakat.

Muhammad Fadil mengungkapkan bahwa dirinya akan berupaya lebih baik dalam proses belajar yang akan dilalui pada masa putih abu-abunya. Hal itu sebagai modal meraih cita-citanya, yaitu bekerja di luar negeri atau melanjutkan kuliah jurusan Teknik Informatika, setelah lulus SMA.
Sedangkan Khuzaimatul Husna menyimpulkan bahwa setelah tidak lulus jalur prestasi dan domisili, ketika daftar ke sekolah negeri. Dengan memilih melanjutkan untuk bersekolah di SMA swasta yang terdekat lokasinya dari rumah, merupakan bagian dari pilihan terbaiknya, sebagai jalan meraih apa yang diharapkannya di masa depan.








Komentar