Pewarta : Steven Gervan
koransinarpagionline.com | Sumedang – Kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan masyarakat di Desa Cimuja, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Sejumlah warga yang tergabung dalam BHA (Baraya Haji Acep) turun langsung melakukan aksi gotong royong membersihkan Dam Bendungan Sayuran, Jumat (4/9/2026).
Dengan peralatan sederhana, warga membersihkan berbagai tumbuhan liar yang memenuhi area perairan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah eceng gondok yang tumbuh cukup lebat di permukaan dam.
Bagi masyarakat, keberadaan dam bukan sekadar bagian dari infrastruktur pengairan. Kondisi kebersihannya turut menentukan keberlangsungan lingkungan dan manfaat sumber air bagi warga sekitar.
Tumpukan eceng gondok yang dibiarkan berkembang tanpa pengendalian dapat menutupi permukaan air dan menghambat masuknya cahaya matahari. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi kualitas perairan serta mempercepat penumpukan bahan organik di dasar dam.
Aksi tersebut pun menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Warga tidak hanya datang untuk membersihkan, tetapi juga menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Acep Hidayat Komarudin, AMd, mengatakan kegiatan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak yang berarti bagi lingkungan.
“Yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi pesan yang ingin kita bangun jauh lebih besar. Kita ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga sumber air dan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar H. Acep.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat justru menjadi kekuatan penting agar persoalan lingkungan dapat dicegah sejak awal.
“Lingkungan ini milik kita bersama. Karena itu, merawatnya juga harus menjadi tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga dan ditularkan kepada masyarakat lainnya,” katanya.
H. Acep berharap kegiatan yang dilakukan BHA dapat terus berkembang menjadi gerakan sosial yang menyentuh berbagai persoalan di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan, lingkungan, dan fasilitas umum.
“Harapannya tentu bukan hanya dam ini yang bersih hari ini. Tetapi muncul kesadaran bahwa menjaga lingkungan harus menjadi kebiasaan. Kalau sumber air terjaga dan lingkungan bersih, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” pungkasnya.***
Gotong Royong Bersihkan Dam Sayuran, BHA Dorong Kepedulian Warga Jaga Sumber Air








Komentar