oleh

Baznas Majalengka Luncurkan Program Kampung Zakat Bariklana di Desa Kadipaten

-Ragam-49 Dilihat

Pewarta: Euis Niki

Koransinarpagionline.com | Majalengka– Kampung Zakat Bariklana yang berlokasi di Blok Jatiraga Timur, Desa Kadipaten, secara resmi diluncurkan pada Senin (18/5/2026). Program ini menjadi wujud nyata upaya memperkuat pemberdayaan sosial yang berbasis pada pengelolaan zakat di tingkat wilayah, digagas langsung oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka.

Momen peluncuran tersebut tidak hanya berlangsung sebagai seremoni semata, tetapi langsung diisi dengan aksi nyata penyaluran manfaat. Sebanyak Rp25 juta berupa zakat mal disalurkan kepada yang berhak, diikuti dengan pemberian santunan bagi 40 anak yatim piatu dan kaum jompo yang ada di lingkungan setempat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H Agus Asri Sabana, menyampaikan harapan besarnya agar keberadaan Kampung Zakat ini dapat menjadi contoh atau model pengelolaan zakat yang lebih produktif. Lebih dari itu, ia menekankan program ini dirancang agar dampak manfaatnya bisa dirasakan secara luas dan menyentuh kesejahteraan masyarakat sekitar.

Menurut penjelasannya, konsep Kampung Zakat dipilih sebagai strategi mendekatkan layanan pengelolaan dana zakat langsung ke tengah masyarakat. Pendekatan ini juga bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga, sehingga zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sesaat, tetapi menjadi pendorong perbaikan hidup.

“Ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tapi bagaimana zakat bisa dikelola secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar H Agus Asri Sabana saat memberikan sambutan.

Ia juga menambahkan, keberhasilan dan keberlanjutan program ini sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak. Kolaborasi erat antara pengelola program, pemerintah desa dan daerah, serta para donatur atau muzakki menjadi kunci utama agar tujuan pemberdayaan dapat tercapai dengan baik.

Bentuk dukungan nyata dari para donatur terlihat dari kontribusi yang diserahkan H Doni Santoso selaku donatur utama, yang menyalurkan zakat mal senilai Rp25 juta tersebut. Ia berharap langkah baik ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan warga Desa Kadipaten dan sekitarnya.

“Harapannya zakat ini bisa menjadi pemicu kebaikan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tegas H Doni Santoso mewakili para donatur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *