Pewarta : Liputan Khusus
Koran SINAR PAGI, Kab.Bandung,-Terpantau Liputan Khusus KSP (12/01/2026), 400 Kepala Keluarga di RW 04/05 Desa.Sukanagara, Kec. Soreang Resah Proyek Perumahan di kampung Puncakpasir Salam berpotensi longsor dan banjir Bandang
Seperti diutarakan DD (50) warga sekitar pada saat di konfirmasi Lipsus KSP di kediamannya, “awal proyek di Puncak pasir Salam, tahun 2019, datang seseorang yang mengatasnakan pemilik lahan untuk membangun pesantren dan meminta ijin kepada warga RW 04/05.Karena peruntukan pesantren, warga sekitar di RW 04/05 Desa Sukanagara menginjikan.
Di bulan Desember 2025 datang alat berat (beko) Tanpa basa-basi kepada warga sekitar langsung beroprasi, karena warga merasa terganggu ulah oknum pelaksana proyek, akhirnya warga di dua RW 04/05 datang dan menegur pelaksana proyek, salah seorang pekerja proyek menyampaikan kepada warga sekitar bahwa proyek tersebut peruntukan perumahan, karena warga merasa terganggu oleh ulah oknum pelaksana proyek, esok harinya warga sekitar langsung menggerudug kembali dan menghentikan proyek tersebut, namun salah seorang pekerja menyampaikan kepada warga sekitar bahwa pekerjaan sudah mengantongi ijin dan tanpa Rekomendasi dari warga sekitar maupun dari RT/RW 04/05, karena warga di RW 04/05 merasa keluhannya tidak dihiraukan, langsung melaporkan kepada salah satu anggota DPRD Kab. Bandung,(10/01/-2026)/, Satpol PP Kab. Bandung bertindak cepat untuk menghentikan sementara kegiatan proyek perumahan di kampung Puncak pasir Salam,” ungkap DD
Di hari yang Sama Lipsus KSP mengkonfirmasi JJ tokoh masyarakat RW 04/05 Des Sukanagara di kediamannya, “kami sebagai warga masyarakat RW 04/05 Desa Sukanagara tidak mengijinkan untuk kegiatan proyek perumahan di Kp. Puncakpasir Salam, karena jika pekerjaan proyek perumahan dilanjutkan akan menimbulkan dampak terhadap 400 kepala keluarga di RW 04/05. Lokasi proyek perumahan tidak jauh dari Rumah warga sekitar 30 meter, kami khawatir sewaktu-waktu dapat menimbulkan longsor dan banjir bandang, kami mohon kepada bapak Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat agar segera menindak oknum pelaksana perumahan yang nakal, tutur JJ, geram.
(12/01/2026) Lipsus KSP sambangi Kantor Lingkungan Hidup Kab. Bandung, diterima seorang satpam. di tanya pak Kabid (pak Roby). Kabid sedang Rapat.”tutur Satpam
Saat dikonfirmasi Lipsus KSP via HP. Roby, mengarahkan ke Staf lapangan. “Rojul” di lokasi proyek perumahan Puncakpasir Salam. Namun Rojul tidak memberikan informasi terkait pelaksanaan proyek tersebut dan mengarahkan Lipsus KSP untuk menanyakan ke Dinas LH Kab. Bandung. Saling lempar, ada apa ini?










Komentar