Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama / MWC Kecamatan Katapang istiqomah menyelenggarakan “Ngawayuh” ngaji wayah subuh, setiap hari sabtu di Masjid Besar Katapang. Kajian subuh membahas isi kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, karya Hadrotusyekh KH. Hasyim Asyari. Ustadz Sholeh Wakil Rois Syuriyah MWC NU Kecamatan Katapang hadir sebagai penerjemahnya.
Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama / MWC Kecamatan Katapang, Ustadz Awan Mulyana Al Murzani setelah mengikuti acara kajian kitab tersebut menyampaikan tentang strategi untuk mencapai suksesnya berorganisasi Nahdlatul Ulama.
“Dalam berorganisasi harus sami’na wa atha’na, serta memegang teguh “Wa’tashimu bihablillah jami’an wa la tafarraqu” (QS. Ali Imran ayat 103). Selanjutnya mencontoh pergerakan organisasi di wilayah lain yang dinilai sukses menjalankannya, terus berupaya meningkatkan sarana atau layanan sosial kemasyarakatan, serta jangan sampai ada saling curiga” jelasnya kepada jamaah pengajian subuh yang hadir (25/10/2025)

Menurutnya supaya mencapai ke arah itu, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama / MWC Kecamatan Katapang akan melaksanakan program untuk membentuk kader yang berkualitas. Melalui seminar tentang NU dan PDPKPNU / Pendidikan Dasar Kader Penggerak Nahdlatul Ulama dengan menghadirkan narasumber dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Targetnya agar ustadz, kiai atau ajengan dan tokoh masyarakat dari NU yang ada di Kecamatan Katapang menerima sumber ilmu yang lebih utuh atau mendalam sebagai pedoman beramal dan berorganisasi langsung dari sumbernya.
Pada momen itu, Ustadz Purkon S.Hi, Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Katapang mensosialisasikan berbagai kegiatan yang telah menjadi agenda rutin organisasi dan akan dilaksanakan pada akhir bulan oktober 2025.
“Lailatul Ijtima’ tingkat desa Pangauban dan tingkat kecamatan di desa Sangkanhurip. Pengajian berbagai kitab bersama Ansor Banser & IPNU, setiap malam kamis dan kegiatan Gerakan Pemuda Ansor NU bulanan dilaksanakan dari desa ke desa yang ada di kecamatan Katapang”ucapnya
Sedangkan, Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama Katapang, Endang Koswara mengungkapkan pada pertengahan November 2025.
“Lazis NU merencanakan kegiatan bakti sosial untuk yatim piatu atau dhuafa. Harapannya melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan” ungkapnya
Rois Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Katapang, Ustadz Emid Abdul Hamid menyarankan agar setiap kegiatan organisasi yang berhubungan dengan bakti sosial harus melibatkan pemerintah setempat atau saling mendukung dengan program pemerintahan agar dalam pelaksanaannya semakin maksimal.










Komentar