Pewata : Tono Efendi
Koran SINAR PAGI,Kota Tasikmalaya,- Atlet cilik Taekwondo Raffasya Arfan Mulyana siswa kelas 2 SD Negeri Purbaratu, Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya sukses meraih juara 1 U-26 (berat 26 kg) dari Dojang Bravo pada kejuaran Taekwondo Tasik Open 8 tahun 2025 di GOR Sukapura Dadaha Kota Tasikmalaya, Jumat (7/11/2025).
Turnamen ini diikuti Ratusan peserta dari tingkatan usia se Priangan Timur.
Kejuaran ini berlangsung selama 3 hari di GOR Sukapura Dadaha Jumat-Minggu (7-9 Nopember 2025).
Dari turnamen tersebut diharapkan bisa mencetak atlet-atlet taekwondo khususnya di wilayah Priangan Timur yang nantinya bisa mewakili Jawa Barat bahkan Indonesia di kancah internasional.
Menurut Rian Mulyana, Sang Ayah Raffasya melihat potensi anaknya itu sangat besar untuk meraih juara pada turnamen Tasik Open 8 tahun 2025.
“Diusianya yang masih sangat belia, yakni 7 tahun jalan, Raffasya yang baru mengenal olahraga taekwondo kurang lebih satu tahun ini, memang terlihat rajin dan bersemangat setiap berlatih, baik itu dirumah maupun ditempat latihan,” ucap Rian saat ditemui Koran Sinar Pagi di GOR Sukapura, Sabtu (8/11/2025) siang tadi.
Tentunya dengan usaha dan latihan yang tekun, dirinya sebagai orang tua merasa yakin dalam perkembangannya yang semakin pesat sampai saat ini, apalagi terlihat anaknya itu selalu bersemangat saat mengikuti latihan dan selalu mengikuti arahan dan intruksi dari para pelatihnya.
Bahkan sang Ibu yang selalu setia mendampingi setiap latihan tak lepas menekankan kepada anak pertamanya itu untuk terus berlatih, jangan pernah merasa putus asa apa lagi bermalas-malasan, tutur sang ibu Ai Siti yang mengaku cita cita anaknya untuk menjadi Anggota TNI begitu kuat sehingga anaknya begitu konsen dan serius mengikuti latihan Taekwondo.
“Kunci sukses Raffasa saat ini ialah ketekunannya berlatih di Dojang (perguruan). Dia salah satu atlet yang punya latihan semangat tinggi,” ucap salah satu pelatih menambahkan.
Dan tentunya tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya juga yang begitu perhatian serta memberikan support yang luar biasa, pungkasnya.
Kejuaran ini berlangsung selama 3 hari di GOR Sukapura Dadaha Jumat-Minggu (7-9 Nopember 2025).
Dari turnamen tersebut diharapkan bisa mencetak atlet-atlet taekwondo khususnya di wilayah Priangan Timur yang nantinya bisa mewakili Jawa Barat bahkan Indonesia di kancah internasional.
Menurut Rian Mulyana, Sang Ayah Raffasya melihat potensi anaknya itu sangat besar untuk meraih juara pada turnamen Tasik Open 8 tahun 2025.
“Diusianya yang masih sangat belia, yakni 7 tahun jalan, Raffasya yang baru mengenal olahraga taekwondo kurang lebih satu tahun ini, memang terlihat rajin dan bersemangat setiap berlatih, baik itu dirumah maupun ditempat latihan,” ucap Rian saat ditemui Koran Sinar Pagi di GOR Sukapura, Sabtu (8/11/2025) siang tadi.
Tentunya dengan usaha dan latihan yang tekun, dirinya sebagai orang tua merasa yakin dalam perkembangannya yang semakin pesat sampai saat ini, apalagi terlihat anaknya itu selalu bersemangat saat mengikuti latihan dan selalu mengikuti arahan dan intruksi dari para pelatihnya.
Bahkan sang Ibu yang selalu setia mendampingi setiap latihan tak lepas menekankan kepada anak pertamanya itu untuk terus berlatih, jangan pernah merasa putus asa apa lagi bermalas-malasan, tutur sang ibu Ai Siti yang mengaku cita cita anaknya untuk menjadi Anggota TNI begitu kuat sehingga anaknya begitu konsen dan serius mengikuti latihan Taekwondo.
“Kunci sukses Raffasya saat ini ialah ketekunannya berlatih di Dojang (perguruan). Dia salah satu atlet yang punya latihan semangat tinggi,” ucap salah satu pelatih menambahkan.
Dan tentunya tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya juga yang begitu perhatian serta memberikan support yang luar biasa, pungkasnya








Komentar