Pewarta : Tono Efendi
Koran SINAR PAGI, Kota Tasikmalaya,-Untuk menjadi Juara Taekwondo secara konsisten, diperlukan kombinasi dari latihan fisik yang disiplin, penguasaan teknik dan strategi bertanding serta kekuatan mental.
Konsisten latihan dan bertanding itulah yang kini ditanamkan atlet Taekwondo dari Dojang Galunggung Taekwondo Team (GTT), Karina Aurora Ramadhani Siswi Kelas VI SD Galunggung Kelurahan Argasari Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Karin – sapaan akrabnya sehari hari Karina Aurora Ramadhani itu, ternyata mampu meraih beberapa prestasi dalam olahraga Taekwondo baik di tingkat lokal maupun regional.
Baru baru ini, anak kedua dari pasangan Sidik Pramono dan Sarah Mutiara ini, berhasil sukses meraih juara I Taekwondo U-41 (41 kg) Tasik Open 8 yang digelar di GOR Sukapura Dadaha Kota Tasikmalaya dari tanggal 7-9 Nopember 2025.
Pada Tournament Taekwondo se Priangan tersebut, Karina pada final kejuaraan Taekwondo Tasik Open 8 Tahun 2025 berhasil mengalahkan Hazkia dari Dojang B Team. Walaupun masih duduk di bangku kelas VI SD, Karin saat itu mampu melawan atlet atlet di kelas tingkatan SMP.
Wanita kelahiran Tasikmalaya 18 Juli 2013 yang memiliki tinggi 153 cm dan berat 40 kg itu ternyata sungguh piawai dalam berbagai gerakan dalam setiap pertandingan.
Darah atlet yang ditularkan sang kakak
Fatham Auzan Khasifiy ternyata menular dan diterapkan oleh sang adik.
Menurut Sidik ayahnya, memang Karin sudah menyukai olahraga taekwondo sejak usia 4 tahun saat masih duduk di bangku TK. Awalnya Karin hanya berlatih berbagai jurus jurus yang ada di taekwondo. Memasuki kelas 3 SD Karin mulai memberanikan diri ikut kejuaraan di beberapa Tournament.
“Waktu kelas 3 ibunya belum mengijinkan Karin ikut kejuaraan pertandingan, namun atas desakan para pelatih, karena ada bakat tersembunyi yang ingin di curahkan, akhirnya kelas 4 SD Karin memberanikan diri ikut kejuaraan, dan alhamdulilah langsung jadi juara saat itu,” ucap sang ayah Sidiq sambil memperlihatkan foto foto berbagai kejuaraan kepada Koran Sinar Pagi, Minggu (9/11/2025) pagi tadi.
Bahkan pada kejuaraan Taekwondo Tasik Open 7 tahun 2024, Karin sempat dinobatkan menjadi Atlet Terbaik pra kadet U37 dalam kejuaraan taekwondo SD Se-Tasikmalaya.
“Memang Karin dalam setiap latihannya tidak pernah bolos, dan selalu disiplin dan rajin dalam mengikuti latihan. Apalagi pihak keluarga selalu menjaga pola makanannya yang selalu memperhatikan Gizi untuk perkembangan pertumbuhannya,” tambah Sidik.
Bahkan prestasi Karin kini bisa terbilang cemerlang melebihi prestasi kakaknya, mengingat Karin begitu besar obsesinya untuk menekuni olahraga taekwondo.
“Cita cita aku ingin menjadi atlet profesional yang bisa membanggakan keluarga dan daerah. Aku kepengen sekali jadi atlet Nasional dan internasional kedepannya, mudah mudahan tercapai,” pungkas Karin dengan nada serius.










Komentar