oleh

PWI-UNMA Perkuat Kemitraan Guna Ciptakan Jurnalis Masa Depan

-Ragam-22 Dilihat

Pewarta : Euis Niki

Koransinarpagionline.com | MAJALENGKA – Suasana berbeda terasa di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka, Jumat (5/6/2026). Forum “Ngopi” (Ngobrol Bareng PWI) yang biasanya berlangsung santai, kali ini berubah menjadi ajang lahirnya komitmen besar antara insan pers dan dunia akademik untuk memperkuat masa depan jurnalistik di daerah.

Hadir dalam pertemuan tersebut Rektor Universitas Majalengka (Unma) Dr. H. Otong Syuhada, Wakil Rektor I dan III, Kepala LPPM, Kepala Lembaga Penjamin Mutu, serta jajaran pengurus dan anggota PWI Majalengka.

Diskusi berlangsung dinamis. Berbagai isu mulai dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, hingga regenerasi jurnalis menjadi topik utama yang mendapat perhatian serius.

Ketua PWI Majalengka, Pai Supardi, M.Pd, mengungkapkan bahwa tantangan dunia jurnalistik saat ini membutuhkan langkah konkret untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dalam pertemuan tersebut, PWI dan Unma sepakat memperkuat kemitraan strategis melalui program pengembangan talenta dan peningkatan kapasitas anggota PWI. Kedua pihak juga berencana menindaklanjuti kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Sementara itu, Rektor Unma Dr. H. Otong Syuhada menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi dalam membangun ekosistem pendidikan dan informasi yang sehat.

Menurutnya, kemajuan sebuah institusi tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk media yang memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Panitia kegiatan, Defri Ardiansyah, menjelaskan bahwa program “Ngopi” merupakan agenda rutin PWI Majalengka yang menghadirkan berbagai unsur pemerintah, legislatif, akademisi, hingga tokoh masyarakat untuk membahas isu-isu strategis yang berkembang.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi momentum penting lahirnya kolaborasi baru antara kampus dan insan pers. Dari ruang diskusi sederhana tersebut, muncul harapan besar untuk melahirkan talenta-talenta muda yang siap menjadi jurnalis profesional sekaligus penggerak perubahan di masa depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *