Pewarta : Euis Niki
Koransinarpagionline.com | MAJALENGKA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Majalengka berlangsung semarak dan penuh haru pada Senin (17/8/2026). Bertempat di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka, sebuah pertunjukan seni tari kolaboratif antara warga binaan dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka sukses menyita perhatian para tamu undangan.
Atraksi budaya ini disaksikan langsung oleh Bupati Majalengka, Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Pertunjukan seni tari tersebut membawakan narasi tentang proses pembinaan, harapan, dan kebersamaan. Perpaduan gerak harmonis antara petugas pemasyarakatan dan warga binaan menjadi simbol peleburan sekat, sekaligus membuktikan bahwa proses pembinaan di dalam lapas berjalan dengan pendekatan humanis.
Narasi pembuka yang menggugah mengawali penampilan mereka: “Seni tidak pernah mengenal batas. Ia senantiasa menemukan jalan untuk tumbuh, menyembuhkan, dan menyatukan… membuktikan bahwa komitmen untuk berubah dan membimbing mampu melahirkan sebuah mahakarya.”
Kepala Lapas Kelas IIB Majalengka menyampaikan bahwa penampilan ini merupakan wujud nyata dari keberhasilan program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan. Kolaborasi ini dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, menanamkan nilai nasionalisme, serta menyiapkan warga binaan agar siap kembali dan diterima secara positif oleh masyarakat.
Bupati Majalengka beserta jajaran Forkopimda memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kreativitas yang ditampilkan. Kehadiran karya seni ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik di balik jeruji besi tidak membatasi ruang bagi warga binaan untuk terus berkarya dan berkontribusi positif di hari kemerdekaan.








Komentar