oleh

‎Piala Dony-Yoshua Jadi Panggung Talenta Muda Sumedang, Bidik Bibit Baru Menuju Sepak Bola Profesional

-Sport-157 Dilihat

Pewarta : Jeky Epsa

‎Koran SINAR PAGI, Sumedang  — Pertandingan sepak bola antarkecamatan se-Kabupaten Sumedang dalam ajang Piala Dony-Yoshua resmi digelar sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit muda potensial di daerah.

‎Turnamen yang berlangsung di Stadion Ahmad Yani Sumedang, Rabu (19/8/2026), tersebut diikuti tim-tim antarkecamatan dengan kelompok usia 21 tahun. Kompetisi ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya pemain muda Sumedang yang mampu bersaing di level profesional.

‎Inisiator Piala Dony-Yoshua, Yoshua Sirait, mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi talenta muda Sumedang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

‎“Alhamdulillah, semoga pertandingan ini menjadi wahana dan pencarian bakat muda di Kabupaten Sumedang yang nantinya sangat besar kemungkinan untuk main di Persib. Karena saya salah satu investor juga di Persib Bandung, tapi juara dulu ya,” kata Yoshua dalam sambutannya.

‎Menurut Yoshua, potensi pemain muda di Sumedang sangat besar sehingga perlu diberikan kesempatan untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat dan kompetitif.

‎Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah, baik APBD maupun APBN. Piala Dony-Yoshua terlaksana melalui inisiatif dan semangat gotong royong bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

‎“Anggaran pertandingan ini bukan dari APBD ataupun APBN, ini adalah inisiatif gotong royong saya dengan Pak Dony,” ujarnya.

‎Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut positif pelaksanaan turnamen tersebut. Ia menilai kompetisi antarkecamatan menjadi ruang penting untuk membina sekaligus mengembangkan talenta muda sepak bola Sumedang.

‎“Mudah-mudahan pertandingan di turnamen ini menjadi tontonan menarik bagi kita semua. Makna kegiatan ini adalah pertandingan sepak bola antarkecamatan kelompok usia 21 tahun sebagai ruang membina talenta muda atlet sepak bola di Kabupaten Sumedang,” kata Dony.

‎Dony juga mengungkapkan bahwa Yoshua Sirait akan turut berpartisipasi dalam upaya memperbaiki Stadion Ahmad Yani. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas olahraga sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di Kabupaten Sumedang.

‎Ketua Panitia Piala Dony-Yoshua, Wawan Heryanto, berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dengan mengedepankan sportivitas, fair play, dan semangat persaudaraan antarpesepak bola dari berbagai kecamatan.

‎Selain menjadi panggung bagi pemain muda, Wawan berharap turnamen ini menjadi momentum awal pembenahan sarana Stadion Ahmad Yani.

‎“Harapannya, Stadion Ahmad Yani ke depan dapat semakin baik dan menjadi salah satu ikon olahraga Kabupaten Sumedang yang mampu menunjang kegiatan sepak bola secara lebih profesional,” ujarnya.

‎Dengan hadirnya Piala Dony-Yoshua, Sumedang diharapkan tidak hanya menghasilkan juara turnamen, tetapi juga melahirkan pemain-pemain muda berkualitas yang mampu membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi, termasuk menembus klub profesional.****

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *