oleh

Semarak HUT Ke 81 RI , Margocity Mall Depok Dimeriahkan Tarian Perang Kawasaran dari Minahasa Sulewesi Utara/MANADO

-Ragam-163 Dilihat

Pewarta : Anis 

Koran SINAR PAGI, DEPOK,- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026, Margocity Mall Kota Depok menggelar acara budaya untuk menghibur masyarakat.
Panggung Atrium Margocity Mall pada Sabtu, 22 Agustus 2026 disulap menjadi panggung persembahan seni dari tanah Nyiur Melambai.
Tarian Kawasaran, perang khas Minahasa, Sulawesi Utara, sukses memukau ratusan pengunjung.

Penampilan dibawakan oleh Group Tari Bapontar asal Minahasa/Manado. Sanggar yang sudah berdiri 10 tahun ini menurunkan 20 penari pilihan dengan kostum perang merah-putih lengkap dengan pedang dan perisai.

Di bawah pimpinan Beiby Sumanti , para penari menampilkan gerakan tegas, kompak, dan penuh semangat juang. Tarian Kawasaran sendiri merupakan tarian perang dari Suku Minahasa yang dahulu digunakan untuk menjaga tanah Minahasa dari musuh dan penjajah.

Tarian ini bukan hanya hiburan.
Ini tentang semangat menjaga tanah air , dulu leluhur kami menari untuk perang, sekarang kami menari untuk menjaga persatuan Indonesia. Kami buka dengan ‘Bumi Indonesia Tercinta’ karena cinta kami untuk negeri ini tidak pernah padam,” ujar Beiby Sumanti, pimpinan Group Bapontar.

Salah satu anggota sanggar, Rita Pondaag , mengaku bangga bisa tampil di Depok dalam momentum HUT RI.
Rasanya luar biasa bisa menari di Kota Depok . Kami 20 orang latihan berbulan-bulan.

Lewat Tarian Kawasaran ini kami mau tunjukkan bahwa budaya daerah itu kuat, dan bisa mempersatukan kita semua. Merdeka itu harus dijaga, sama seperti leluhur kami dulu menjaga Minahasa,” kata Rita.

Tepuk tangan meriah menggema saat para penari menghentakkan kaki dan mengayunkan pedang dengan kompak. Banyak pengunjung yang mengabadikan momen tersebut.

Pihak Margocity Mall menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia. Melalui seni tari, diharapkan semangat kemerdekaan dan persatuan terus hidup di tengah masyarakat Kota Depok.

Acara ditutup dengan ajakan bersama menyanyikan lagu “Bumi Indonesia Tercinta”, menjadi penanda bahwa dari Sabang sampai Merauke, Indonesia tetap satu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *