oleh

‎H.Acep Hidayat Komarudin Dorong Pelestarian Boehoen Goong Renteng Asli Ciwaru

Pewarta : Jeky Epsa.
‎
‎koransinarpagionline.com | SUMEDANG – Di tengah derasnya perkembangan zaman, kesenian tradisional Sunda tetap memiliki tempat penting sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat Sumedang. Salah satunya Boehoen Goong Renteng yang berkembang di wilayah Ciwaru, Kecamatan Cisarua.
‎
‎Goong Renteng sendiri merupakan salah satu jenis gamelan khas masyarakat Sunda yang telah dikenal sejak berabad-abad lalu. Di Sumedang, kesenian ini tercatat berkembang di sejumlah wilayah, termasuk Ciwaru/Cisarua.
‎
‎Keberadaan Goong Renteng bukan sekadar menghadirkan alunan musik tradisional. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, identitas lokal, serta pengetahuan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
‎
‎Anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PKS, H. Acep Hidayat Komarudin, A.Md, menilai keberadaan kesenian Boehoen Goong Renteng perlu terus dijaga, terutama keaslian instrumen, tradisi, dan nilai budaya yang melekat di dalamnya.
‎
‎“Boehoen Goong Renteng merupakan bagian dari kekayaan budaya Sumedang yang harus kita pertahankan. Jangan sampai perkembangan zaman membuat kita kehilangan akar budaya sendiri. Keaslian kesenian ini harus dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda,” ujar H. Acep Hidayat Komarudin, Kamis (17/09).
‎
‎Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mempertahankan perangkat kesenian, tetapi juga perlu memastikan adanya regenerasi seniman dan ruang bagi generasi muda untuk mengenal serta mempelajari kesenian tradisional.
‎
‎“Kita ingin anak-anak muda bukan hanya mengetahui namanya, tetapi juga memahami sejarah dan mampu memainkan kesenian ini. Kalau regenerasinya berjalan, insyaallah Boehoen Goong Renteng akan tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumedang,” katanya.
‎
‎Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni, komunitas budaya, masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat ekosistem pelestarian kesenian tradisional.
‎Secara kelembagaan, Acep Hidayat Komarudin tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi PKS dan duduk sebagai anggota Komisi II.
‎
‎Boehoen Goong Renteng bukan sekadar bunyi-bunyian masa lalu. Ia adalah jejak budaya yang menghubungkan generasi hari ini dengan akar sejarah Sunda di Sumedang.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *