oleh

Raih Jawa Pos Radar Jember Awards 2026, Gubernur Khofifah Dinilai Visioner Perkuat Ketahanan Pangan Jatim

(Koran SINAR PAGI)-, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima penghargaan Radar Jember (RJ) Awards 2026 dalam kategori The Food Security and Agricultural Transformation Visionary Leader. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan kepemimpinan visionernya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui transformasi sektor pertanian dan perkebunan di Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jawa Pos Radar Jember, Dr. Abdul Choliq Baya, dalam gelaran RJ Awards 2026 bertema “Innovating for Impact” yang berlangsung di Hotel Fortuna Grande Jember, Kamis (20/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin hadir mewakili Gubernur Khofifah.

RJ Awards 2026 memberikan apresiasi kepada 45 tokoh dan lembaga yang dinilai memiliki dedikasi tinggi serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Jember, Lumajang, Bondowoso, Jawa Timur, hingga tingkat nasional.

Para penerima penghargaan tersebut terbagi dalam tujuh kelompok, yakni Pimpinan Daerah dan Tokoh Nasional; Tokoh Agama, Pemerintahan dan Legislator; Pangan, Kesehatan dan Pemberdayaan; Ekonomi, Politik, Hukum dan Properti; Pendidikan, Hukum dan Pemberdayaan; Pendidikan dan Institusi; serta Dunia Usaha, Industri dan Ekonomi Lokal.

Penghargaan untuk Kerja Bersama

Dalam sambutan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Jember atas kepercayaan yang diberikan melalui penghargaan The Food Security and Agricultural Transformation Visionary Leader.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Jawa Pos Radar Jember atas kepercayaan yang diberikan kepada saya dalam kategori The Food Security and Agricultural Transformation Visionary Leader,” ujar Khofifah.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak dipandang sebagai capaian pribadi, melainkan sebagai bentuk apresiasi atas kerja bersama berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan pangan di Jawa Timur.

“Penghargaan ini saya terima bukan sebagai capaian pribadi, melainkan sebagai capaian bersama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, para petani, penyuluh, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bahu-membahu memperkuat ketahanan pangan di Jawa Timur,” katanya.

Khofifah menegaskan, berbagai inovasi di sektor pertanian harus mampu menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari manfaat yang dirasakan saat ini, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

“Kita telah membuktikan bahwa inovasi dapat menghasilkan dampak. Dan ke depan, tantangannya adalah memastikan dampak itu tidak hanya kita rasakan hari ini, tetapi juga dirasakan oleh generasi yang akan datang,” tuturnya.

Bongkar Ratoon hingga Penguatan Petani

Kepemimpinan Khofifah dalam transformasi pertanian Jawa Timur tercermin melalui berbagai kebijakan dan program strategis, antara lain program Bongkar Ratoon Tebu, penguatan teknologi dan mekanisasi pertanian, peningkatan kelembagaan petani, hingga perlindungan pasar.

Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. Di sektor pergulaan, transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing industri gula serta mendukung percepatan swasembada gula nasional.

Bagi Khofifah, penguatan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, petani, penyuluh, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat harus bergerak bersama agar inovasi yang dikembangkan tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi mampu memberikan manfaat secara langsung.

Tokoh dan Lembaga Jadi Inspirasi

Direktur Jawa Pos Radar Jember, Dr. Abdul Choliq Baya, mengatakan 45 tokoh dan lembaga yang menerima RJ Awards 2026 merupakan pihak-pihak yang selama ini menunjukkan dedikasi tinggi dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

“Sebanyak 45 tokoh dan lembaga penerima RJ Awards 2026 merupakan mereka yang selama ini menunjukkan dedikasi tinggi serta memberikan banyak manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Jember, Lumajang, dan Bondowoso, Jawa Timur, hingga Indonesia,” kata Abdul Choliq.

Ia berharap RJ Awards 2026 tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga mampu menjadi sumber inspirasi bagi semakin banyak pihak untuk terus berkarya dan menghadirkan perubahan positif.

“Semoga RJ Awards 2026 dapat menjadi sumber inspirasi dan menggugah semakin banyak pihak untuk terus berinovasi, berkarya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sherlita Ratna Dewi Agustin yang hadir mewakili Gubernur Khofifah mengajak seluruh penerima penghargaan menjadikan RJ Awards 2026 sebagai momentum untuk memperkuat semangat inovasi dan kolaborasi.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pemantik semangat untuk terus melahirkan terobosan dan manfaat nyata, demi kemajuan Jawa Timur dan Indonesia yang kita cintai,” ujar Sherlita.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penerima RJ Awards 2026 yang dinilai telah membuktikan bahwa inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang berdampak bukan sekadar slogan.

“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan Radar Jember Awards 2026 yang hadir pada hari ini. Anda semua adalah bukti nyata bahwa inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang berdampak bukanlah slogan, melainkan kerja nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” pungkasnya.

Melalui RJ Awards 2026, penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi, tetapi menjadi pemantik lahirnya lebih banyak inovasi dan kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong kemajuan Jawa Timur dan Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *