Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Dalam rangka menyemarakkan Gebyar Ramadhan 1447 H, JPPPM menghadirkan program Ngaji Online JPPPM / Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh dengan tema “Mengkaji Tafsir & Hadis: Meneguhkan Peran, Mengokohkan Perspektif.”
Kegiatan yang berlangsung menjadi ruang belajar bersama untuk memperdalam pemahaman keislaman, meneguhkan nilai-nilai keilmuan, serta memperkuat peran perempuan dalam dakwah dan kehidupan bermasyarakat.
Serta bagian dari ikhtiar kecil yang menjadi wasilah bertambahnya ilmu, keimanan, dan keberkahan di bulan suci Ramadhan. Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh merutinkan Ngaji Online JPPPM Live melalui Instagram @jpppm_pusat setiap Pukul 21.00 – 22.00 WIB.
Narasumber yang hadir Dr. Hj. Farida Ulvi Na’imah dari Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh beberapa waktu yang lalu, sempat menjelaskan Hadis ke-2 tentang “Banyaknya penghuni Neraka dari kalangan perempuan”
Menurutnya bahwa yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah bukan karena jenis kelaminnya seseorang dimasukkan dalam Neraka, tetapi kelanjutan dari matan hadisnya adalah disebabkan karena banyak dari perempuan yang melaknat suaminya, serta enggan berterima kasih (bersyukur) terhadap pemberian suaminya.
“Untuk pembanding narasi hadis, disebutkan pula tentang sabda Nabi bahwa banyak dari penghuni Neraka adalah orang kaya, sedangkan penghuni Surga didominasi oleh orang faqir atau miskin. Hal ini, menurut para ulama ahli hadis dari Mesir, bukan karena keadaan miskin dan kayanya yang menentukan seseorang masuk Surga atau Neraka, tetapi sifat yang terbiasa melekat pada orang miskin atau faqir adalah mengalah, rendah hati, tidak mengintimidasi seseorang dengan power dan hartanya. Sehingga itu yang membuatnya masuk Surga. Sedangkan orang kaya umumnya memiliki karakter sombong, suka merendahkan, menindas yang lemah, semena-mena, karena merasa memiliki segalanya, ini yang membuat seseorang masuk Neraka,” jelasnya kepada moderator pengajian online dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Azhar Mojokerto, Ning Uswah Hasanah
Dr. Hj. Farida Ulvi Na’imah mengungkapkan adapun orang miskin bisa masuk Neraka, jika memiliki sifat sombong, dan orang kaya bisa masuk Surga, jika memiliki sifat dermawan dan rendah hati.
“Sekali lagi dalam kitab ini kita disadarkan bahwa dalam membaca teks hadis haruslah menyeluruh, sehingga tidak memaknai hadis secara setengah, dan terkesan mendeskriditkan perempuan dengan teks hadis yang tentunya penuh rahmah dan mubadalah,” ungkapnya










Komentar