oleh

DIDUGA TIM SILUMAN BIKIN HEBOH PEMKAB BOGOR TERINDIKASI KUAT SELAIN MAMPU MENGATUR POSISI PEJABAT JUGA SEBAGAI ALAT UNTUK MENGKONDISIKAN PROYEK PADA JAJARAN SKPD DILINGKUNGAN PEMKAB BOGOR

Keterangan Foto : Ilustrasi

Pewarta : Frans Ganyang

Koran SINAR PAGI. Kab..Bogor,-Dugaan adanya team siluman yang patut diduga kuat mereka merupakan kroni – kroni kekuasaan yang bebas bermanuver di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor. Saat ini team dimaksud seakan tidak terbantahkan kesaktianya,bagai mana tidak,” diketahu sebelumnya ada oknum pejabat yang membangkang dan tidak mengindahkan doktrin mereka (dikte) untuk mengikuti segala arahan alias “by desigen” antek kekuasan melalui team siluman tersebut yang di sinyalir dengan sengaja mereka bentuk untuk pengkondisian segala bentuk proyek – proyek di segala lini pada jajaran SKPD di lingkup Pemkab Bogor saat ini menjadi terang benderang.

Bagi siapa saja pejabat yang membangkang dan tidak menuruti keinginan mereka harus siap dengan segala konsekuensinya, dalam artian,” karir dan posisi pejabat dimakud maenjadi terancam. Salah satu contoh sebelumnya, dikarenakan adanya perihal tersebut, karir oknum Kabid pada salah satu SKPD berakhir.

Sementara, bagi oknum pejabat teras setingkat Kasie yang mampu berkalaborasi dalam pusaran tersebut mereka pelihara dan mereka jadikan skala prioritas hingga karirnya begitu melesat, oknum pejabat yang sempat tersandung kasus penyuapan dan penerimaan “cash bach” sangat fantastis terkait proyek e-katalog (samart boord) Dinas Pendidkan, tetapi hingga saat ini kasusnya bak hilang ditelan bumi.

Anehnya, oknum pejabat dimaksud selain jarang ke kantor juga mendapat pengawalan khusus dari oknum APH, seakan posisi jabatan oknum tersebut saat ini memang sudah disiapkan sedemikian rupa, seperti yang sempat kami publis sebelumnya guna mengisi kekosongan pejabat tentunya tidak terbatahkan dan sarat unsur politis yang patut diduga kuat ditunggangi berbagai kepentingan terselubung, selain nyaris tanpa koreksi juga belum tersentuh hukum.

Mampukah pihak terkait mengungkap sang aktor intelek sebagai dalang?

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *