oleh

Proyek Perkumpumpulan Petani Pemakai Air(P3A) Diduga Proyek Siluman

Pewarta : Tim Liputan zkhusus

Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,-Terpantau Tim liputan khusus KSP (12/02/2026), Proyek Perkumpulan Petani Pemakai Air(P3A) di RW 09  Desa Rawabogo, Kec. Ciwidey, Kab. Bandung diduga proyek “siluman”, seperti di utarakan TR (48) warga sekitar, “Kami sebagai penerima manfaat sangat menyayangkan.pada saat kegiatan proyek saluran air di RW 09 tidak terpasang papan proyek kami anggap itu Proyek Siluman, karena tidak tertera siapa pelaksana proyek, sumber anggaran.

Sebagaimana ketentuan menyatakan, “Setiap orang yang menggunakan anggaran negara publik wajib mengawasi dan mengetahui sesuai UU no 14 tahun 2008 Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik(KIP), sangsi pidana bagi setiap orang yang abai UU no.14 tahun 2008.

Masih menurut TR kami sangat mendukung dengan adanya program pemerintah, warga dan kelompok tani merasa terbantu dengan program tersebut yaitu :

1.pemberdayaan masyarakat baik kelompok tani maupun warga sekitar.
2.Dengan kegiatan tersebut para petani tidak kekurangan air sesuai program pemerintah pusat Ketahanan pangan tutur TR singkat.

Di hari yang sama lipsus KSP mengkonfirmasi Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air(P3A) di kediamannya, ditanya sumber anggaran, besar anggaran, K3 dan APD, Ketua kelompok (P3A), menjawab dua minggu yang lalu datang AS,  mengaku sebagai pelaksana proyek saluran Air di RW 09 Desa Rawabogo, menyuruh mengerjakan proyek saluran air di RW 09, kami dan seluruh anggota (P3A) siap untuk mengerjakan yang di minta, AS pelaksana proyek dan dijanjikan upah tukang rp.150.000/hari,Upah Laden rp.135.000/hari, “sumber anggaran dan besaran anggaran kami tidak tahu, apalagi K3 dan APD kami tidak tahu pak,” tutur Ketua (P3A)

Di hari yang sama Lipsus KSP mengkonfirmasi AS via tlp selulernya di tanya sumber anggaran,besar anggaran, papan proyek K3 dan APD, sampai berita ini di publikasikan AS pelaksana proyek saluran air di RW 09 DS rawa bogo belum memberikan tanggapan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *