Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi SMK Al-Hadi Bandung pada Senin, 3 Agustus 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan terlaksananya program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) serta meninjau langsung fasilitas sekolah dan ruang kelas bagi para siswa.
Saat meninjau kegiatan pembelajaran di kelas, Dedi Mulyadi sempat berinteraksi langsung dengan para siswa dan guru. Dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi dan mendukung untuk kemajuan sekolahnya.
- Apresiasi Hafalan Al-Qur’an: Pemberian hadiah uang tunai secara langsung bagi para siswa yang mampu melafalkan hafalan ayat Al-Qur’an dan terjemahannya di depan kelas.
- Dukungan Fasilitas Penyejuk Udara (AC): Bantuan sebanyak 33 unit AC kapasitas 1 PK untuk melengkapi seluruh ruang kelas demi menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
- Apresiasi Pengajar: Pemberian apresiasi dana tunai secara langsung kepada guru pendamping.
Melalui peninjauan dan penyaluran bantuan itu, diharapkan mutu sarana pendidikan di sekolah swasta dapat semakin meningkat, serta memperluas akses pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat Jawa Barat.

Kepala SMK Al-Hadi Bandung, Drs. H. Haris Royani, M.M., menyampaikan sebagai sekolah yang berada dinaungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Berbagai program atau arahan dari Pemerintah Provinsi selalu menjadi prioritas untuk dilaksanakan oleh sekolah.
“Seperti pembagian ijazah bagi siswa yang masih memiliki tunggakan, padahal jumlahnya kalau ditotalkan sampai milyaran. Pendidikan Panca Waluya dan SSK Jabar. Sebelumnya memang ada firasat, kalau sekolah ini akan dikunjungi Gubernur Jabar. Terima kasih atas kunjungan pak Gubernur yang ditayangkan di media sosialnya, dengan itu sekolah ini terpromosikan ke masyarakat yang lebih luas,” jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online Koran SINAR PAGI di ruang kerjanya (13/8/2026)
Menurutnya Program SSK Jabar atau Sekolah Swasta Kerja Sama adalah inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jabar untuk menampung calon siswa SMA, SMK, dan SLB yang tidak lolos atau tidak tertampung di sekolah negeri selama seleksi SPMB. Dengan program itu Pemda Jabar memberikan subsidi biaya pendidikan untuk Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) atau uang pangkal sekitar Rp1,5 juta. Serta bantuan biaya pendidikan berkala per tahun bagi siswa yang memenuhi syarat.
Drs. H. Haris Royani, M.M., mengungkapkan sebagai pimpinan di sekolah swasta, hal yang paling penting agar kepercayaan atau minat masyarakat menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta ialah dengan terus memperbaiki atau meningkatkan layanan pendidikan.
Berdasarkan kurikulum dari pemerintah yang menjadi pendoman satuan pendidikan hingga target yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah untuk setiap lulusannya. Seperti halnya untuk mencapai 8 Dimensi Profil Lulusan, pihak sekolah berupaya memperluas kolaborasi dengan pihak industri atau perusahaan untuk meningkatkan kualitas lulusan, supaya mereka mudah terserap atau mengisi peluang kerja yang ada.
“Misalnya khusus jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga atau Layanan Perbankan syariah. Pihak sekolah bersama Praktisi dari PT Bank Syariah Indonesia melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) atau Ujikom SMK, sebagai proses ujian akhir siswa SMK dengan penguji dan penentu standar lulusannya,”ucapnya
Sekolah juga bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga resmi negara yang mengawasi dan mengatur semua kegiatan jasa keuangan hingga produk investasi atau berbagai perusahaan yang berhubungan dengan kompetensi yang dipelajari oleh para siswanya yang saat ini jumlahnya mencapai 33 kelas.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat dan Industri, SMK Al Hadi Bandung, Gina Sakinah, S.E.S.y., M.E., menyampaikan bahwa pihak sekolah juga berupaya mendorong lulusannya, jika ingin kuliah untuk memperoleh beasiswa. Sebab kondisi ekonomi mereka memang kebanyakan perlu dibantu.
“Sehingga pihak sekolah berupaya membangun kerjasama dengan Rumah Zakat atau Baznas, supaya pelajar tersebut dapat memperoleh bantuan untuk keberlanjutan proses pendidikan selama di SMKnya,”ucapnya

Ketua Yayasan Pendidikan Haji Dull Hadi, Drs. H. Iwan Chaerul Anwar, yang sebelumnya sempat menjadi Pelaksana pada Sub Dinas Pendidikan Menengah Umum Dinas Pendidikan Kota Bandung, menyampaikan bahwa SMK Al-Hadi Bandung, yang sejak awal dipimpin oleh Drs. H. Haris Royani, M.M., telah berhasil membangun sarana sekolah yang semakin lengkap, mencetak siswa berprestasi dan memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar.
“Melalui program santunan, kebersihan masjid, pengelolaan sampah, dan ke depannya dalam waktu dekat akan ada sunatan masal yang bekerjasama dengan RS Muhammadiyah” ungkapnya
Informasi yang dihimpun koransinarpagionline,com, SMK Al-Hadi Bandung memiliki empat pilihan jurusan atau kompetensi keahlian utama yang berfokus pada kesiapan kerja dan keahlian praktis.
- TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi): Fokus pada keahlian komputer, jaringan, dan keamanan siber (cyber security).
- AKL (Akuntansi dan Keuangan Lembaga / Layanan Perbankan syariah): Fokus pada manajemen perbankan, ekonomi syariah, serta akuntansi dasar lembaga keuangan (didukung fasilitas Teaching Factory Bank Syariah).
- MPLB (Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis): Fokus pada keterampilan tata kelola administrasi, public speaking, dan layanan bisnis.
- Teknik Otomotif (TO): Fokus pada pemeliharaan serta perbaikan sepeda motor konvensional maupun modern










Komentar