Pewarta: Jeky Epsa
Koran Sinar Pagi, Sumedang,- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, Heru Widodo Prasetyawan, menegaskan bahwa keberadaan maupun ketiadaan Dana Desa (DD) tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah desa untuk menurunkan kinerja dan semangat pelayanan. Hal ini diungkapkan dalam acara sertijab Kepala Desa Ganeas, Kamis , (8/01/2026).
Ia menekankan, mulai tahun 2026 tidak akan ada lagi anggaran untuk makan dan minum (mamin) dalam kegiatan desa. Seluruh anggaran akan difokuskan sepenuhnya untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat.
“Tidak ada Dana Desa pun harus tetap gaspol. Jangan sampai semangat kendor. Kinerja harus tetap berjalan dan pembangunan desa tidak boleh terhenti,” tegasnya.
Dalam suasana santai namun sarat makna, Kepala DPMD juga sempat melontarkan guyonan yang mengundang tawa para peserta. Ia menyebut, jika ada tamu yang datang ke desa, cukup disuguhi air putih.
“Insya Allah akan menjadi jadi tenar,” ujarnya sambil tersenyum, menekankan pentingnya kesederhanaan dan fokus pada pembangunan daripada hal-hal seremonial.
Meski Dana Desa mengalami pengurangan, Kepala DPMD menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh berdampak pada kualitas pelayanan maupun kinerja aparatur desa. Ia meminta seluruh kepala desa tetap bekerja maksimal dan inovatif demi kesejahteraan warganya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para kepala desa agar berhati-hati dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kepala desa adalah pimpinan sekaligus panutan masyarakat di wilayahnya.
“Hindari perbuatan yang salah. Kepala desa adalah contoh bagi masyarakatnya. Jaga integritas, jaga amanah,” pesannya.
Pesan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para kepala desa untuk terus berkomitmen membangun desa secara berkelanjutan, transparan, dan berintegritas, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.***
Ini..!!Pesan Kepala DPMD Sumedang: Ada atau Tidak Ada Dana Desa, Kinerja Harus Tetap Gaspol










Komentar