oleh

‎Generasi Muda Bangkitkan Warisan Sunda di Karaton Sumedang Larang

Pewarta : Steven Gervan 

‎Koran Sinar Pagi, Sumedang – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti UPI, UNSAP, UNPAD, dan ISBI Bandung memadati kompleks Karaton Sumedang Larang, Senin (1/11). Mereka menjadi bagian dari Jabar Etno Fest 2025, sebuah ajang kolaboratif antara akademisi, budayawan, dan pemangku adat untuk memperkuat jati diri budaya Sunda di tengah arus modernisasi.

‎Acara yang diinisiasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan artistik, mulai dari Seminar Nasional Budaya, lokakarya pusaka dan busana tradisional, hingga pentas seni tari dan kuliner khas Karaton Sumedang Larang.

‎‎Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Diplomasi dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis, S.IP., M.A., menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga adat dalam menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan generasi muda.

‎“Kami ingin generasi muda mengenal dan mencintai budaya daerahnya. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai tradisi bisa ditransformasikan menjadi inspirasi kemajuan bangsa,” ujarnya.

‎‎Sementara itu, Radya Anom Luky Djohari Soemawilaga dari Karaton Sumedang Larang menuturkan bahwa penyelenggaraan Jabar Etno Fest sejalan dengan filosofi luhur Sumedang, “Insun Medal Insun Madangan”, yang bermakna lahir untuk memberi pencerahan.

‎“Semangat inilah yang kami harap tumbuh di hati para peserta, agar budaya tidak sekadar dikenang, tetapi terus dihidupkan,” ungkapnya.

‎Dengan kemasan ilmiah dan estetika tradisi yang berpadu harmonis, Jabar Etno Fest 2025 di Karaton Sumedang Larang menjadi simbol bahwa budaya Sunda tetap hidup, berkembang, dan menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Jawa Barat dan Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *