Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Tes Kemampuan Akademik / TKA yang bertujuan untuk memperoleh informasi capaian akademik Murid yang terstandar untuk keperluan seleksi akademik. Menjamin pemenuhan akses Murid terhadap penyetaraan hasil belajar. Mendorong peningkatan kapasitas pendidik dalam mengembangkan penilaian yang berkualitas. Serta memberikan informasi kepada Murid tentang kekuatan dan kelemahan dalam bidang akademiknya.
Riki Suryadi S.H., M.Si., Ketua Forum Kepala SMA Swasta / FKSS Kota Bandung sebagai Kepala SMA Nugraha Kota Bandung menjelaskan Tes Kemampuan Akademik di hari pertama di SMA Swasta wilayah Kota Bandung berlangsung lancar.
“Khusus sekolah yang siswanya katagori menengah atas, hampir 90-100% mereka mengikuti TKA. Namun untuk SMA Swasta yang katagorinya siswanya menengah ke bawah. Perkiraan hanya 35-50%. Sebab mereka tidak ada rencana melanjutkan ke perguruan tinggi atau mereka memilih setelah lulus untuk langsung bekerja” jelasnya saat wawancara bersama media cetak dan online di ruang kerjanya (3/11/2025)
Menurutnya kalau untuk di SMA Nugraha tersedia 80 unit komputer/laptop yang disediakan untuk para siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Tetapi karena jumlah siswa hanya sekitar 35 % yang mengikuti, sehingga tidak semua terpakai.
“Sekolah sudah berupaya mendorong agar para siswa mengikuti TKA, tetapi karena sifatnya tidak wajib, sebagian mereka memilih untuk tidak mengikuti” ucapnya
Riki Suryadi S.H., M.Si., mengungkapkan perihal pihak yang secara langsung dilibatkan untuk monitoring pelaksanaan TKA ialah Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat dan perguruan tinggi, serta tim pengawas dari SMA Negeri dan swasta secara besilang.
“Nilai hasil TKA akan menjadi acuan untuk para siswa mempertimbangkan memilih perguruan tinggi yang dituju setelah lulus sekolah” ungkapnya










Komentar