Pewarta: Jeky Epsa
Koran Sinar Pagi, Sumedang,- Dugaan penyalahgunaan dana insentif kader Posyandu mencuat di Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Utara , Kabupaten Sumedang. Insentif kader Posyandu di 16 RW dilaporkan tidak cair selama empat bulan, dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum bendahara kelurahan.
Kondisi ini memicu keresahan di kalangan kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak. Mereka menilai persoalan tersebut bukan sekadar keterlambatan administrasi, melainkan menyangkut hak dan penghargaan atas pengabdian.
“Biasanya cair tiap bulan, tapi sekarang sudah empat bulan tidak ada kejelasan,” ungkap salah satu kader kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).
Dalam rapat perwakilan kader Posyandu, terungkap bahwa dana insentif tersebut diduga telah digunakan oleh oknum bendahara kelurahan berinisial WW, yang disebut telah mengakui penggunaan dana untuk keperluan pribadi.
Saat dikonfirmasi wartawan, via WA, Lurah Kota Kulon, Rosadi, membenarkan adanya penggunaan dana tersebut. Ia menyampaikan bahwa oknum bendahara telah mengakui dan berkomitmen untuk mengembalikan dana insentif tersebut pada Februari 2026.
“Yang bersangkutan menyatakan sanggup menyelesaikannya pada bulan Februari,” ujar Rosadi melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Meski demikian, para kader mendesak agar pembayaran hak segera direalisasikan serta meminta perbaikan sistem pengelolaan dan pengawasan keuangan kelurahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Para kader juga menegaskan, meski insentif per orang relatif kecil, namun jika diakumulasi nilainya bisa mencapai sekitar Rp16 juta.
” Ada 16 RW, tiap RW terdapat 5 hingga 6 kader. Insentif Rp 50 ribu per orang dikalikan empat bulan, totalnya bisa mencapai sekitar Rp16 juta,” tegas salah satu perwakilan kader pada wartawan.
Insentif tersebut dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan layanan Posyandu. Para kader berharap pemerintah kelurahan bertindak adil, transparan, dan bertanggung jawab, karena kader Posyandu merupakan pilar penting pelayanan kesehatan masyarakat.***
Empat Bulan Tak Cair, Insentif Kader Posyandu Kelurahan Kota Kulon Sumedang Diduga Disalahgunakan, Kader Resah










Komentar