Pewarta : Jeky Epsa
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Peristiwa tragis terjadi di kawasan, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Tebing tanah yang berada di sekitar lokasi pembangunan lapangan sepak bola warga tiba-tiba ambrol dan menimbun enam orang pekerja yang tengah beraktivitas di lokasi tersebut, Jum’at sore, (2/12/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari enam korban yang tertimbun material longsor, empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad) untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Muhammad Adip, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan proses evakuasi masih berlangsung hingga Jumat petang.
“Dua orang telah berhasil diselamatkan dan dibawa ke RS Unpad, sedangkan empat korban lainnya dinyatakan meninggal dunia,” ujar Adip kepada wartawan.
Menurutnya, tim gabungan yang terdiri dari unsur SAR, TNI, Polri, dan BPBD terus berupaya mengevakuasi korban meninggal dunia yang masih tertimbun material tanah. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan rawan longsor susulan.
“Tim SAR gabungan insya Allah akan melanjutkan proses evakuasi hingga tuntas, meskipun harus dilakukan sampai malam hari,” ungkapnya.
Adip menjelaskan, seluruh korban merupakan pekerja yang tengah membangun tembok penahan tanah (TPT) sebagai bagian dari proyek pembangunan lapangan sepak bola bagi warga setempat. Saat para pekerja sedang menyelesaikan pekerjaan, tebing di sekitar lokasi mendadak ambrol dan menimbun mereka.
“Ketika aktivitas pembangunan TPT berlangsung, tebing tiba-tiba runtuh sehingga enam orang pekerja tertimbun material tanah,” jelasnya.
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kantor SAR Bandung langsung menerjunkan 15 personel SAR ke lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi. Dua korban berhasil diselamatkan berkat respons cepat warga sekitar, sementara empat korban lainnya tak tertolong akibat tertimbun material longsor dalam jumlah besar.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar, serta menjadi pengingat akan tingginya risiko bencana longsor di wilayah lereng, terutama saat aktivitas pembangunan dilakukan tanpa penguatan struktur tanah yang memadai.***
Tebing Longsor di Desa Cisempur Sumedang , Enam Pekerja Tertimbun, Empat Tewas










Komentar