Pewarta : Jeky Epsa
koransinarpagionline.com | SUMEDANG — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan di tingkat desa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan kehidupan demokrasi di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Barat IX, Ir. H. Ateng Sutisna, MBA atau Pak Haji Ateng, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema “Pelaksanaan Pilkades Serentak yang Damai Sebagai Perwujudan Empat Pilar Kebangsaan” di Desa Cisalak, Dusun Cisalak RT 02/RW 05, Kecamatan Cisarua, Senin (21/09).
Dalam kegiatan tersebut, Pak Haji Ateng menekankan pentingnya menjadikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dalam menghadapi setiap proses demokrasi di masyarakat.
“Pilkades harus menjadi pesta demokrasi yang mempererat persaudaraan, bukan justru menimbulkan perpecahan. Perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa, tetapi persatuan masyarakat harus tetap dijaga,” ujar Pak Haji Ateng.
Ia juga mengingatkan agar seluruh tahapan Pilkades dilaksanakan dengan mengedepankan kedamaian, kedewasaan berdemokrasi dan penghormatan terhadap perbedaan.
Sementara itu, H. Acep Hidayat Komarudin, A.Md, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi PKS Komisi II yang turut mendampingi kegiatan tersebut, mengatakan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana demokrasi yang kondusif.
“Kita ingin Pilkades menjadi momentum memilih pemimpin terbaik sekaligus memperkuat kebersamaan warga. Siapapun pilihannya, setelah proses selesai kita kembali menjadi satu masyarakat, satu desa dan satu keluarga besar,” kata Acep.
Menurutnya, semangat Empat Pilar Kebangsaan harus hadir bukan hanya dalam kegiatan sosialisasi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika masyarakat menghadapi perbedaan pilihan politik.***
Pak Haji Ateng Ajak Warga Cisalak Wujudkan Pilkades Damai Berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan








Komentar