oleh

‎Wajah Sumedang Tempo Dulu , Sekilas  Jalan Prabu Geusan Ulun Terekam dari Atas Gedung Pasifik Tahun 1948

-Ragam-528 Dilihat

Pewarta: Jeky Epsa

‎Koran Sinar Pagi, Sumedang,- Sebuah foto lawas yang diambil pada tahun 1948 kembali membuka memori tentang wajah Kota Sumedang tempo dulu. Potret bersejarah itu menampilkan suasana Jalan Prabu Geusan Ulun yang diambil dari sudut pandang atas Gedung Pasifik, bangunan ikonik yang pada masanya pernah difungsikan sebagai gedung bioskop.

‎Dalam foto hitam-putih tersebut, terlihat jelas kondisi Jalan Prabu Geusan Ulun yang masih lengang, sederhana, dan jauh dari hiruk-pikuk kendaraan seperti saat ini. Jalan utama kota itu tampak rapi dengan bangunan-bangunan bergaya kolonial di sisi kiri dan kanan, mencerminkan tata kota Sumedang pada masa awal pasca-kemerdekaan Republik Indonesia.

‎Gedung Pasifik sendiri menjadi saksi bisu perkembangan sosial dan budaya masyarakat Sumedang. Selain pernah menjadi pusat hiburan rakyat melalui pemutaran film, gedung ini juga menjadi salah satu titik strategis yang menggambarkan denyut kehidupan kota pada era 1940-an. Dari ketinggian gedung inilah, kamera mengabadikan aktivitas warga, kendaraan sederhana, serta lanskap kota yang masih didominasi nuansa tradisional

‎” Poto itu ada yang  mengirim  ke saya, poto itu suasana di Jalan Prabu  Geusan Ulun pada tahun 1948″, ujar  Pupung, warga JalanPangeran Kornel, Kelurahan Kota Kulon,Kecamatan Sumedang Selatan,Kabupaten Sumedang,  Jawa Barat,  kepada  Koran Sinar Pagi, melalui What App, Senin, ( 15/12/25).

‎Tahun 1948 merupakan masa yang tidak mudah bagi Indonesia, termasuk Sumedang. Di tengah situasi politik dan keamanan yang belum stabil akibat agresi militer Belanda, kehidupan masyarakat tetap berjalan. Foto ini menjadi bukti bahwa Sumedang tetap bertahan, tumbuh, dan menjalani hari-hari dengan semangat kebersamaan.

‎Kini, Jalan Prabu Geusan Ulun telah menjelma menjadi salah satu ruas jalan utama yang ramai, dipenuhi pertokoan, kendaraan bermotor, dan aktivitas ekonomi modern. Namun melalui foto lawas ini, masyarakat diajak sejenak menengok ke belakang, mengenang jejak sejarah dan perubahan zaman yang telah dilalui Kota Sumedang.

‎Foto tempo dulu ini bukan sekadar arsip visual, melainkan pengingat akan identitas, perjalanan, dan nilai sejarah yang patut dijaga oleh generasi masa kini dan mendatang.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *