oleh

TNI Turun Gunung Bersihkan Pasar Kemiri Muka, Dandim 0508 Depok : Pasar Bersih, Pembeli Betah, Pedagang Laris

Pewarta : Anis.

Koran SINAR PAGI, DEPOK,- Bau menyengat sampah yang biasanya menguar di sudut-sudut Pasar Tradisional Kemiri Muka, Beji, hilang seketika pada Jumat (18/9/2026) pagi.
Bukan sulap. Sejak pukul 08.00 WIB, sekitar 100 orang tumpah ruah melakukan bersih-bersih total. Mereka adalah gabungan TNI dari Kodim 0508/Depok, jajaran Pemkot Depok, Polsek Beji, hingga pedagang dan warga yang peduli.
Aksi bertajuk Karya Bakti TNI Peduli Sampah itu dipimpin langsung Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo. Mengenakan seragam loreng, Kolonel Ginanjar tak segan berjibaku masuk ke got, menyapu lorong becek, dan mengangkat karung sampah bersama prajuritnya.

“Ini bukan hanya soal sampah, tapi soal kesehatan dan martabat pasar rakyat,” kata Dandim di sela kegiatan.
Ginanjar menegaskan, pasar tradisional adalah urat nadi ekonomi warga. Jika kumuh dan kotor, pembeli akan kabur dan pedagang yang rugi.
Pasar adalah etalase Kota Depok. Kalau bersih, pembeli betah, pedagang laris, perputaran ekonomi jalan. Kalau kotor, yang datang penyakit,” tegasnya.

Ia pun menitipkan pesan keras namun membangun kepada seluruh pedagang dan pengunjung. Menurutnya, petugas kebersihan saja tidak cukup tanpa kesadaran dari pengguna pasar itu sendiri.
“Jangan buang sampah sembarangan lagi. Jaga lapak masing-masing. Fasilitas umum yang sudah dibersihkan ini milik kita bersama,” imbuhnya.
Senada, kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya budaya gotong royong yang hilang. Bukan hanya sekali bersih lalu kotor lagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Perindag Kota Depok Widyati Riyandani, Kapolsek Beji Kompol Antonius, Lurah Kemiri Muka Bahrul Ulum, serta unsur Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati.
Hingga pukul 10.30 WIB, satu truk sampah berhasil diangkut dari dalam pasar. Kini, Pasar Kemiri Muka tampak lebih kinclong, selokan lancar, dan lapak-lapak kembali tertata.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *