Pewarta : Anis.
Koran SINAR PAGI, DEPOK,- Shila at Sawangan berubah menjadi lautan pelari pada Sabtu (12/09/2026) pagi. Lebih dari seribu peserta tumpah ruah mengikuti Asasta Fun Run 2026, ajang lari 5 kilometer yang digelar PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) .
Lomba yang digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional 4 September itu dilepas secara resmi oleh Wali Kota Depok, Supian Suri.
Tidak sekadar seremoni, Wali Kota yang akrab disapa Bang Supian itu ikut turun ke lintasan. Ia berlari bersama warga, menyapa, dan berfoto bersama peserta di sepanjang rute.
Supian Suri menilai, Fun Run bukan hanya soal gaya hidup sehat. Lebih dari itu, ini adalah cara Tirta Asasta untuk lebih dekat dengan pelanggannya.
Ia menaruh harapan besar agar perusahaan daerah tersebut tidak hanya bugar secara finansial, tetapi juga prima dalam pelayanan.
Momentum Hari Pelanggan Nasional ini kami harapkan menjadi pendorong bagi PT Tirta Asasta Depok untuk terus tumbuh menjadi perusahaan yang sehat, profesional, dan maksimal dalam melayani para pelanggan,”ujar Supian di garis start.
Sawangan-Bojongsari, IPA 150 Liter/Detik Segera Dibangun
Menjawab tantangan Wali Kota, Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, membeberkan rencana besar perusahaannya.
Fokus utama tahun ini adalah wilayah barat Kota Depok. Selama ini, warga Sawangan dan Bojongsari kerap mengeluhkan belum meratanya layanan air bersih.
Solusinya adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duren Seribu.
Ke depan kita insyaallah tahun ini sedang membangun instalasi pengolahan di Duren Seribu, itu 150 liter per detik. Kurang lebih bisa melayani 15.000 pelanggan,”ungkap Olik kepada wartawan.
Dengan kapasitas sebesar itu, Tirta Asasta optimis dapat mengakhiri krisis air bersih di kawasan barat.
Olik pun melontarkan ajakan terbuka bagi warga yang belum berlangganan.
Untuk wilayah barat, terima kasih yang sudah menjadi pelanggan. Yang belum menjadi pelanggan, segeralah menjadi pelanggan PT Tirta Asasta Depok,” ajaknya.
Ia juga menegaskan, Tirta Asasta tidak anti kritik. Setiap masukan dari pelanggan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan layanan.
Kita komitmen untuk melayani semaksimal mungkin. Kalau pun ada kekurangan, kita siap untuk dikoreksi,” tuturnya dengan tegas.
Pembangunan IPA hanyalah tahap awal. Setelah instalasi selesai tahun ini, perusahaan akan langsung tancap gas membangun jaringan distribusi pipa hingga ke permukiman warga.
Yang pertama kita akan bangun instalasi pengolahan, mudah-mudahan tahun ini selesai. Kemudian nanti berikutnya bangun jaringan distribusi,” jelasnya.
Jika kedua proyek ini rampung, mimpi warga Sawangan dan Bojongsari untuk mendapatkan air bersih 24 jam non-stop bukan lagi sekadar wacana.
Sehingga cakupan layanan kita untuk daerah barat ini, Sawangan dan Bojongsari, insyaallah akan lebih besar lagi,” pungkas Olik.








Komentar