oleh

860 Mahasiswa Baru UNMA Mengikuti PKKMB 2026, Lahirkan Generasi Unggul Secara Akademik, Juga Kokoh Secara Karakter

Pewarta : Euis Niki

Koransinarpagionline.com | Majalengka – Sebanyak 860 mahasiswa baru Universitas Majalengka (UNMA) resmi memulai babak baru dalam perjalananak ademiknya melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.

Bukan sekadar seremoni penyambutan mahasiswa baru, PKKMB UNMA 2026 dirancang sebagai ruang awal bagi generasi muda untuk mengenal lingkungan akademik, membangun karakter, meneguhkan nilai, sekaligus mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mampu berkarya dan memberi dampak bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama 14–16 September 2026 di Auditorium Universitas Majalengka tersebut diikuti mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Ciayumajakuning, Brebes, Tegal, Cilacap, DKI Jakarta, Tangerang, Sukabumi, Garut, Cianjur, Palembang, Manado, Banyuasin hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka tersebar di tujuh fakultas dan Program Pascasarjana UNMA.

Ketua Panitia PKKMB UNMA 2026, Dr. Yoyo Zakaria Ansori, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan PKKMB UNMA 2026 berlandaskan Panduan PKKMB 2026 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Statuta Universitas Majalengka Tahun 2026, serta Keputusan Rektor Universitas Majalengka tentang pembentukan Panitia PKKMB Tahun 2026.

Yang menarik, seluruh rangkaian PKKMB tahun ini dikemas sebagai sebuah perjalanan transformasi mahasiswa baru yang selaras dengan semangat Transformasi Manajerial dan Leadership (TML) Perjalanan itu dibangun melalui tiga tahapan: mengenal diri, meneguhkan diri, dan mengaktualisasikan diri melalui karya serta dampak.

Pada hari pertama, mahasiswa mengenakan kemeja putih dan celana abu-abu dengan tema “Saya Mengenal UNMA, Saya Mengenal Diri, Saya Belajar dan Bertumbuh.”

Mereka diperkenalkan dengan lingkungan akademik, nilai-nilai UNMA, visi dan misi universitas, UNMA Way, sistem akademik, fakultas, hingga program studi. Pesannya sederhana, tetapi fundamental: sebelum melangkah jauh, seorang mahasiswa perlu mengenal dirinya dan memahami ruang tempat ia akan bertumbuh.

Memasuki hari kedua, warna putih dipadukan dengan celana hitam, membawa tema “Saya Menjaga Nilai dan Memimpin Diri.”

Pada tahap ini, mahasiswa diarahkan untuk memperkuat moral-spiritual, integritas, tanggung jawab, disiplin, resiliensi, kesehatan mental, komitmen, serta kemampuan memimpin diri sendiri.

Sebab, kepemimpinan yang kuat tidak selalu dimulai dari kemampuan memimpin orang lain, tetapi dari keberanian mengendalikan dan mempertanggungjawabkan diri sendiri.

Hari ketiga menjadi puncak perjalanan dengan tema “Saya Berdampak.” Mahasiswa mengenakan batik dan celana hitam, sebagai simbol berakar pada budaya, berkarya, dan memberikan dampak.

Mereka diarahkan untuk mengembangkan potensi melalui kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, inovasi, kewirausahaan, karya, serta kebermanfaatan sosial.

Dengan konsep tersebut, PKKMB UNMA 2026 tidak berhenti pada pengenalan kampus. Ia diarahkan menjadi titik awal pembentukan karakter mahasiswa—dari pribadi yang sedang mencari arah menjadi generasi yang memiliki nilai, kemampuan, dan keberanian untuk menciptakan perubahan.

Di hadapan jajaran pimpinan universitas, panitia, serta mahasiswa baru, Yoyo menegaskan harapan agar seluruh rangkaian PKKMB mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh secara karakter.

“Semoga melalui rangkaian ini lahir Bernas Muda yang bernas ilmunya, teguh nilainya, dan nyata karyanya,” demikian harapan yang disampaikan Yoyo dalam laporan penyelenggaraan PKKMB UNMA 2026, Senin, (14/9/2026).

Sebanyak 860 mahasiswa baru itu kini telah membuka halaman pertamanya di UNMA. Perjalanan panjang masih menanti. Kampus bukan sekadar tempat mengejar gelar, melainkan ruang untuk menempa pikiran, karakter, keberanian, dan karya.

Dan dari sanalah, Bernas Muda diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi lulusan, tetapi menjadi manusia yang mampu meninggalkan jejak kebermanfaatan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *