(Koran SINAR PAGI)-, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menggelar forum silaturahmi bertajuk “Peran Media dalam Mendakwahkan Zakat” di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Banyumas, Purwokerto. Kegiatan yang dihadiri Ketua BAZNAS Banyumas Hj. Khasanatul Mufidah, para wakil ketua BAZNAS, jajaran pengurus, serta puluhan awak media massa dari berbagai platform cetak, online, radio, televisi, hingga konten kreator lokal.
Acara dipandu Sekretaris BAZNAS Banyumas H. Achmad Farisi Aziz yang membuka kegiatan dengan pembacaan basmalah dan menutupnya dengan hamdalah bersama sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya forum dakwah zakat tersebut.
Ketua BAZNAS Banyumas Hj. Khasanatul Mufidah dalam arahannya menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini menjadi jembatan informasi antara lembaga zakat dan masyarakat luas.

Dirinya menuturkan dengan tegas, “Capaian penghimpunan zakat Banyumas yang mencapai sekitar Rp25,5 miliar hingga saat ini menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah, dan keberhasilan itu tidak terlepas dari peran media publikasi yang terus mendakwahkan zakat kepada masyarakat melalui pemberitaan yang mencerahkan,”ungkapnya
Dalam suasana penuh pesan kemanusiaan, Baznas Banyumas juga memaparkan arah kebijakan baru dalam pentasarufan zakat.
“Kami terus menggeser orientasi penyaluran zakat agar lebih produktif. Porsinya kini ditingkatkan hingga 50 persen dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi, seperti modal usaha dan pengembangan UMKM, karena bantuan produktif mampu memberikan dampak jangka panjang bagi mustahik dibandingkan bantuan konsumtif yang cepat habis,” ujarnya.

Hj. Khasanatul Mufidah menyampaikan perihal dahsyatnya kekuatan media sebagai sarana dakwah sosial.
“Satu tulisan media dapat menjangkau ribuan bahkan puluhan ribu pembaca. Karena itu dakwah zakat melalui media memiliki daya jangkau yang jauh lebih luas dibandingkan dakwah konvensional yang hanya didengar oleh satu forum terbatas,” katanya sembari mengapresiasi sikap profesional media di Banyumas yang dinilai mampu menyampaikan informasi untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat.
Dalam kesempatan tersebut, Khasanatul Mufidah juga memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS Banyumas yang mendampinginya, yakni Wakil Ketua I H. Muhamad Ridwan bidang pengumpulan zakat, Wakil Ketua II Drs. H. Abdul Munir bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Wakil Ketua III, Drs. H. M. Tohar, M.Si. bidang perencanaan, keuangan dan pelaporan, serta Wakil Ketua IV H. Kodir, S.H.I., M.Pd. bidang SDM, penguatan jaringan dan umum.
“Kami terus memperkuat tata kelola lembaga hingga indeks transparansi zakat nasional yang diraih BAZNAS Banyumas berada pada kategori tertinggi dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu Wakil Ketua IV BAZNAS Banyumas, H. Kodir menegaskan bahwa sinergi dengan media menjadi bagian penting dalam upaya menyejahterakan umat.
Menurutnya moto lembaganya adalah menyejahterakan umat. Tetapi tugas besar ini tidak mungkin dikerjakan sendirian. Teman-teman media sangat memahami realitas masyarakat di lapangan, sehingga sinergi ini dapat membantu menemukan warga yang membutuhkan dan mendampingi mereka hingga mandiri.

Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan media menyampaikan pandangan dan harapan. Termasuk Parsito S.H., Pranata Humas Setda Banyumas mengungkapkan apresiasi atas undangan BAZNAS yang dinilainya sebagai bentuk penghargaan kepada awak media.
Menutup forum tersebut, Pimpinan BAZNAS Banyumas kembali menegaskan komitmen kolaborasi dengan insan pers.
“Kami sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama, baik talk show, peliputan program, maupun kolaborasi kreatif lainnya. Karena tanpa sentuhan media, lembaga ini tidak akan menjadi apa-apa. Maka mari kita jadikan momentum Ramadan ini untuk bersama-sama menebarkan kebaikan bagi masyarakat Banyumas,” pungkasnya.








Komentar