Oleh : Sumiati
Israel terus menggusur dan mencaplok wilayah Palestina. 19 pemukiman baru dibuka di Tepi Barat. Keputusan Israel ini dikecam oleh Kementerian Luar Negeri Chile karena tindakan yang sepihak ini bukan hanya melanggar hukum internasional tapi juga upaya untuk mendamaikan antara Palestina dengan Israel menjadi rusak. Meskipun resolusi Dewan Keamanan PBB pada tahun 2016 memerintahkan Israel untuk menghentikan kegiatan pembangunan ilegal di wilayah Palestina yang diduduki, namun Kabinet Keamanan Israel menyetujui pembangunan pemukiman baru. Dilansir dari ANTARA (27/2/12/2025).
Padahal upaya damai telah diupayakan oleh Presiden AS Donald Trump, yang terdiri 20 poin pada September 2025 dan pada November rencana Trump ini didukung oleh Dewan Keamanan PBB dengan mengadopsi resolusi tersebut. Kecuali Rusia dan China, 13 anggota dewan lainnya mendukung resolusi Trump.
Kita perlu menyikapi apa yang menjadi tindakan Israel dan jangan melupakan genosida, pelaparan Gaza, serta serangan pasca gencatan senjata. Trump dengan 20 poinnya, solusi dua negara, dan gencatan senjata adalah konspirasi jahat untuk menguasai wilayah Palestina.
Israel dengan sifat penjajahnya menempuh berbagai cara untuk merampas dan menguasai seluruh wilayah Palestina. Israel menunjukkan sikap arogansi untuk memimpin dan mendominasi politik dan ekonomi dunia.
Dendam dan kebencian Zionis Israel terhadap Islam dan umat Islam nyata terus berjalan. Ini pun sudah Allah SWT jelaskan dalam Firman-Nya, yang artinya;
“… Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat…”
(TQS. Ali Imran [3] ayat 118).
Dunia tidak punya kemampuan menghalangi tindakan jahat Zionis Israel dalam membuat kerusakan di muka bumi, termasuk genosida Gaza/Palestina. Sikap jahat Zionis Israel membuat kerusakan di muka bumi sudah dikabarkan Allah SWT dalam Al-Quran di banyak ayat.
Allah SWT telah memberikan panduan bagi makhluk-Nya terutama umat Islam. Umat Islam harusnya mengikuti panduan Allah SWT untuk tidak bersikap loyal pada orang kafir, Yahudi, dan Nasrani. Banyak negeri-negeri muslim yang menjalin hubungan dengan Yahudi dan bukannya membela saudara seakidahnya yang tertindas. Mereka diam seakan tidak melihat dan mendengar perlakuan Zionis Israel terhadap Palestina.
Dalam sirah, Rasulullah saw. sebagai kepala negara bertindak tegas terhadap negara kafir yang memusuhi Islam dan pengkhianat perjanjian. Pada perjanjian Hudaibiyah Rasulullah saw. membatalkan perjanjian karena telah dilanggar oleh kaum Quraisy dan akhirnya Beliau memimpin penaklukan kota Makkah.
Apa yang dilakukan oleh Zionis Israel seharusnya ditindak tegas yaitu dengan jihad dan Khilafah. Karena hanya dengan jihad dan Khilafahlah yang mampu membungkam arogansi Zionis Israel untuk menguasai dunia dan berbuat banyak kerusakan/kejahatan kemanusiaan. Wallahu’alam bishshawab








Komentar