Pewarta : Euis Niki
Koransinarpagionline.com | SUMEDANG – Pemerintah Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, menggelar puncak peringatan Milangkala (HUT) Desa Sakurjaya ke-44 pada Minggu (30/8/2026). Rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak awal Agustus ini diselenggarakan sekaligus untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Karang Taruna sekaligus Ketua Panitia Milangkala Desa Sakurjaya, Itang Sandjaya, menjelaskan bahwa perayaan tahunan ini bertujuan agar masyarakat senantiasa mengingat sejarah berdirinya desa serta menjaga nilai-nilai kebersamaan.
”Milangkala Desa Sakurjaya ke-44 ini kita laksanakan setiap tahun untuk mengingatkan masyarakat agar jangan lupa sejarah, sekaligus merayakan HUT Kemerdekaan RI,” ujar Itang Sandjaya saat diwawancarai di lokasi acara, Minggu (30/8/2026).
Rangkaian Acara Sebulan Penuh
Itang mengungkapkan, rangkaian kegiatan meriah tersebut telah dimulai sejak 3 Agustus 2026 dan ditutup pada akhir bulan sebagai puncak perayaan dan hiburan bagi warga. Berbagai kegiatan seni, budaya, serta olahraga disajikan untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat.
Di antara kegiatan yang digelar meliputi pertunjukan seni ketangkasan Domba Garut, seni Kuda Renggong, gerak jalan santai, hingga turnamen bola voli putra dan putri. Menurutnya, jumlah dan variasi kegiatan pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Yang jelas, dari tahun ke tahun kegiatannya semakin bertambah. Minimal kita stagnan di tahun sebelumnya, tapi alhamdulillah dalam pelaksanaan tahun ini kegiatan kita selalu bertambah,” jelasnya.
Dorong Kebersamaan dan Kemandirian Warga
Mengenai hadiah dan penghargaan yang disediakan panitia, Itang menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah formalitas. Nilai utama yang ingin ditanamkan adalah kenang-kenangan dan rasa kebersamaan yang berkesan bagi masyarakat.
Melalui momentum milangkala ini, pihak panitia dan pemerintah desa berharap dapat mempererat sinergitas, komunikasi, serta kondusivitas antarwarga demi mewujudkan Desa Sakurjaya yang lebih sejahtera.
”Harapan ke depan, dengan adanya milangkala ini, ada sinergitas yang baik antara masyarakat dan desa. Bisa menjalin komunikasi yang humanis dan kondusif untuk menjadikan Sakurjaya lebih sejahtera,” pungkas Itang.








Komentar