oleh

Penggagas Kampung Santri Susukan Desak Trans 7 Minta Maaf

Keterangan Foto : Penggagas Perdes Kampung Santri, Zakaria Al Ansh

Pewarta : Frans Ganyang

Koran SINAR PAGI, Kab..Bogor,- Bojonggede -Penggagas Peraturan Desa (Perdes) Kampung Santri di Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Zakaria Al Anshori mengutuk keras tayangan salah satu Televisi Swasta,  Trans 7 karena tayangannya menyinggung Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, KH Anwar Manshur.

Zakaria mengutuk keras dan mengintruksikan seluruh Pondok Pesantren (Ponpes) dan Santri d Desa Susukan untuk segera memboikot saluran dan tayangan di trans 7.

“Jika video dan narasinya benar dari Trans 7, sungguh penghinaan terhadap pesantren dan benar-benar tak mengerti kearifan lokal,” kata ustad Jack panggilan akrab Zakaria.

Jack menerangkan, secara histori, para kyai melalui Ponpes bersama santri ikut berjuang dqlam upaya kemerdekaan jauh sebelum indonesia merdeka, membangun peradaban, serta mempunyai peran penting dalam menjaga jati diri bangsa.

“Jadi tidak benar dan sangat menyakitkan santri dan pesantren, jika melihat dan mendengar sajian berita Trans7 yang katanya merupakan salah satu platform media nasional profesional bisa-bisanya membangun cerita buruk trhdap pesantren, ini bentuk penghinaan media kepda dunia keagamaan khususnya, trans 7 telah melecehkan bahkan merobek nilai-nilai kesantrian,” katanya.

Ia menambahkan,  pemberitaan seperti ini sangat bersifat destruktif yang bisa saja melukai hati umat, tetapi sangat bisa meruntuhkan pondasi keagamaan, merusak kedamain dan ketentraman dengan mengusik nilai2 tradisional kebudayaan dan kebangsaan.

Ustad Zakaria  menunggu itikad baik dari Trans7 dalam waktu 1×24 jam untuk melakukan sikap yang bijaksana kepada para Masyayikh dan Pengasuh Pondok Pesantren.

“Kami menunggu itikad baik dari pihak Trans 7 untuk membuat permohonan maaf. Jika tida kami akan memobilisasi ratusan santri di 32 Ponpes se Desa Susukan untuk menggelar aksi damai,” tegas Jack.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *