oleh

KONI Sebut, Rakerkot Pengcab PBVSI Kota Tasikmalaya, “Voli Salah Satu Cabor yang Sehat”

-Sport-284 Dilihat

Keterangan Foto : Para Peserta Rapat Kerja Pengcab PBVSI Kota Tasikmalaya saat mengikuti Raker di aula Disporabudpar Kota Tasikmalaya

Pewarta : Tono Efendi

Koran SINAR PAGI, Kota Tasikmalaya,- Bertempat di Aula Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Selasa (17/2/2026) diselenggarakan kegiatan Rapat Kerja Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Indonesia (PBVSI) Kota Tasikmalaya Tahun 2026.

Dalam kegiatan Raker Pengcab PBVSI Kota Tasikmalaya, selain dihadiri oleh Para Pengurus Pengcab PBVSI Kota Tasikmalaya, dihadiri pula oleh 40 delegasi yang mewakili setiap klub sebanyak dua orang, dimana di Kota Tasikmalaya terdapat 10 klub.

Keterangan Foto : Para Peserta Rapat Kerja Pengcab PBVSI Kota Tasikmalaya saat mengikuti Raker di aula Disporabudpar Kota Tasikmalaya

Selain itu hadir pula beberapa pengurus Harian KONI Bidang Organisasi Kota Tasikmalaya Epi Hilman SH,M.Si,. dan perwakilan dari Disporabudpar Kota Tasikmalaya selaku Kabid Pemuda Olahraga Momon Suryaman yang mewakili Kadis Porabudpar Kota Tasikmalaya Dr.Deddy Mulyana, S.STP., M.Si.

Ketua Umum PBVSI Pengkot Tasikmalaya H.Oman Rohman dalam sambutannya mengatakan bahwa Pengkot PBVSI Kota Tasikmalaya telah melaksanakan beberapa program kerja dalam satu tahun ini sesuai tugas dan fungsinya.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban baik internal ataupun eksternal atas pelaksanaan tugas dan kinerja satu tahun, maka kami telah menyusun program kerja ini,” kata H.Oman.

Bahkan dirinya berharap, laporan kerja tahunan ini dapat menjadi sarana evaluasi atas pencapaian kinerja organisasi sehingga kedepannya dapat lebih produktif, efesien dan akuntabel baik dari aspek perencanaan, pengorganisasian, manajemen keuangan maupun koordinasi pelaksanaannya mencapai kinerja yang lebih baik.

Selain itu, H.Oman menyampaikan jika tahun 2026 ini merupakan tahun bersejarah khusus nya bagi PBVSI Kota Tasikmalaya, dimana klub Bola Voli Indoor Putri dan Putra Kota Tasikmalaya berhasil mencetak sejarah untuk pertama kalinya selama 25 tahun, lolos BK PORPROV Jawa Barat 2026.

“Namun sampai hari ini kita masih menunggu hasil final keputusan dari pihak KONI Kota Tasikmalaya, terkait pemberangkatan tim atlet bola voli Kota Tasikmalaya ke Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi November mendatang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Harian Bidang Organisasi KONI Kota Tasikmalaya, Epi Hilman,SH, M.Si., dalam paparannya berharap terkait pemberangkatan atlet Cabor yang lolos ke BK Porprov Jabar 2026 pihak KONI saat ini sedang mengkaji masalah tersebut. Walaupun regulasinya telah disampaikan sebelumnya dan sudah diketahui oleh masing masing Cabor, termasuk Bola Voli.

“Saat ini silahkan pihak Ketua Cabor Bola Voli untuk intens berkoordinasi dengan Ketua KONI Kota Tasikmalaya, karena yang mengakhiri domain keberangkatan untuk Porprov Jabar ada di bidang Binpres. Jadi bisa saja Ketua Umum KONI sudah paham namun dikhawatirkan belum menerima laporan secara utuh dari bidang Binpres, jadi silahkan terus lakukan komunikasi, karena komunikasi ini harus terus dibangun dan harus segera ada keputusan sebelum bulan April 2026 ini,” kata Epi.

Saya tidak hanya mencari jalan keluar tapi saya harus mencari jalan kedalam, apa yang menjadi kekurangan di KONI kita akan bahas di internal, dan ini nantinya bisa kita sampaikan ke Cabor Cabor lain diluar sana, tegasnya.

Dan Saya pun di forum ini menegaskan dengan berjalannya Rakerkot PBVSI Kota Tasikmalaya saat ini, saya berani menyatakan bahwa Cabor PBVSI salah satu Cabor yang sehat, imbuhnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pemuda Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya Momon Suryaman, S.STP,M.Si., dalam sambutannya mengatakan di tahun 2026 ini pihak nya membutuhkan sekali data base para atlet atlet Kota Tasikmalaya. Apalagi selama berdirinya Pemkot Tasikmalaya, PBVSI Kota Tasikmalaya untuk kali pertamanya bisa meloloskan atlet putra putrinya lolos ke Porprov Jabar 2026.

“Keberhasilan ini tentunya ada keberhasilan dari sosok figur seorang kepemimpinan Cabor, dan hal ini tentunya akan menjadi bahan pertimbangan bagi kami,” ucapnya.

Bahkan pihak Disporabudpar saat ini akan segera bisa mendapat laporan data data dari Cabor mana yang lolos delapan besar atau tidak tetapi lolos ke Porprov Jabar 2026. Dan hal ini tentunya akan menjadi bahan pertimbangan bagi pihak kami mewakili dari pemerintah kota Tasikmalaya.

“Mudah mudahan apa yang sedang di alami oleh Cabor PBVSI Kota Tasikmalaya yang katanya masih mengambang berangkat atau tidaknya ke Porprov Jabar, tentunya nanti kita akan mendapat gambaran dan ada jalan terbaik untuk Cabor PBVSI, karena saya menyadari ada beberapa hal yang telah dikorbankan oleh pengurus PBVSI dalam meloloskan BK PORPROV seperti tenaga, pikiran, pembinaan serta finansial yang telah di korbankan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *