oleh

Dadang Supriatna siap ambil alih Perbaikan Jembatan Rusak karena Pemprov Lambat

Pewarta : Deviant

Koran SINAR PAGI,Bandung,- Pemerintah Kabupaten Bandung mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera melakukan perbaikan Jembatan Sasak Geulis (Dakol) yang kondisinya kian memprihatinkan. Jika tidak ada tindak lanjut, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan siap mengambil alih status jalan tersebut menjadi kewenangan kabupaten demi menjamin keselamatan Warga.

Sebelumnya, sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat (Gema) Kabupaten Bandung memasang spanduk protes di sekitar Jembatan Sasak Geulis, Jumat (6/2/2026). Aksi tersebut menjadi puncak kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jembatan yang disebut telah mengalami kerusakan dan retak selama hampir empat tahun.

Retakan Membahayakan Pengguna Jalan

Kondisi struktur jembatan yang mengalami keretakan serius kini menjadi sorotan utama Pemerintah Kabupaten Bandung. Dadang menegaskan, usulan perbaikan telah disampaikan berulang kali, baik secara lisan maupun tertulis, namun hingga kini belum ada perbaikan nyata di lapangan.

“Retak itu sudah bukan lagi ucapan dan tulisan, saya sudah menyampaikan. Kalau seandainya ini menunggu ambrol dulu, saya akan sampaikan langsung kepada Menteri PU atau pemerintah pusat. Ini membahayakan sebelum ada korban jiwa,” ujar Dadang saat dikonfirmasi.

Kritik Lambatnya Respons Pemprov Jabar Dadang menyayangkan lambatnya respons Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani infrastruktur yang dinilainya sangat vital tersebut.

Menurut dia, koordinasi antarwilayah, seperti di kawasan Sapan Tegaluar, Cipamokolan, dan Bojong Mas, seharusnya menjadi bahan evaluasi agar program pembangunan lebih tepat sasaran. Dadang juga menilai pemerintah pusat maupun provinsi perlu lebih proaktif mendengar aspirasi kepala daerah dalam menentukan skala prioritas pembangunan di wilayah. “Alangkah bijaknya setiap program ini, kepala daerahnya ditanya. Kebutuhan daerah seperti apa yang jadi prioritas? Saya tidak menuntut banyak, silakan selesaikan sesuai fungsi masing-masing. Kalau jalan provinsi, tolong diperhatikan,” tegas Dadang. Sebagai langkah darurat, Dadang telah memerintahkan jajarannya untuk mengkaji pengusulan kembali status Jembatan Sasak Geulis sebagai jalan kabupaten. Langkah tersebut ditempuh karena Pemerintah Kabupaten Bandung tidak ingin terus menunggu tanpa kepastian, sementara risiko kecelakaan bagi masyarakat terus mengintai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *