Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia Targetkan 1000 Penghargaan Khusus Tokoh Pendidikan

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) menyampaikan selama kepemimpinan Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd., Ketua Umum DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) untuk masa bakti 2025–2029, memprogramkan untuk memberikan 1000 penghargaan kepada para tokoh pendidikan.

Sekjen AKSI, Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd., menyatakan kita harus membudayakan apresiasi, bukan menghujat, sebab kalau terlalu banyak yang berprasangka buruk, maka bangsa ke depan akan menjadi buruk. Maka melalui langkah ini, AKSI berharap informasi positif tentang dunia pendidikan akan lebih mendominasi ruang publik, menumbuhkan rasa optimisme bagi generasi muda Indonesia di masa depan.

Hal itu diungkapkannya, pada saat mendampingi kunjungan keorganisasian ke wilayah Bandung Raya, Ketua Umum DPP AKSI, Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd., setelah memberikan penghargaan kepada Kepala SMAN 1 Padalarang, Lina, S.Pd., M.T., sebagai “Kepala Sekolah Hiber (Hebat, Istimewa, dan Berprestasi)”.

Melalui penghargaan yang diberikan merupakan apresiasi tinggi terhadap iklim positif di SMAN 1 Padalarang. Dengan kepemimpinan Lina, S.Pd., M.T., yang mampu menggerakkan atau kolaborasi untuk mewujudkan program sedekah harian hingga memberangkatkan guru umroh. Serta pengabdiannya ketika menjadi Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMA Bandung Barat. Sebagai capaian atau narasi positif yang dibutuhkan dunia pendidikan. Lina, S.Pd., M.T., dan SMAN 1 Padalarang telah menunjukkan bahwa inovasi, kerja keras dan ikhlas mampu membuahkan karya terbaik layanan pendidikan,” tegasnya

Intinya AKSI berkomitmen untuk terus mencari berbagai prestasi yang tersembunyi pada dunia pendidikan di Indonesia. Dr. Toto mengungkapkan bahwa asosiasi menargetkan pemberian 1.000 penghargaan bagi kepala sekolah di seluruh Indonesia, terutama mereka yang berdedikasi di daerah pelosok, perbatasan, dan wilayah terluar.

“Banyak kepala sekolah yang inovatif dan kreatif, tapi tidak suka ikut lomba. Ada juga yang dedikasinya luar biasa di tempat terpencil, mereka jauh dari keluarganya demi mengabdi. Selama ini mungkin hanya satu yang dihargai lewat lomba, tapi di AKSI, seberapa banyak pun mereka yang optimal berjuang untuk kemajuan pendidikan. Kami akan hadir untuk memberikan penghargaan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMAN 1 Padalarang, Lina, S.Pd., M.T., setelah menerima penghargaan berturut-turut sejak tahun 2023 mengungkapkan “Alhamdulillah, ternyata sudah empat kali saya mendapatkan penilaian khusus dari berbagai prestasinya. Ini merupakan penghargaan dari AKSI yang pertama di tahun 2026 untuk para kepala sekolah di Indonesia, dan saya bersyukur mendapatkan kesempatan itu untuk terus berkarya,” ungkapnya

Selain prestasi manajerial, Lina, S.Pd., M.T., juga berbagi pengalaman saat mewakili AKSI dalam acara International Women’s Day di Jakarta pada bulan yang lalu. Di sana, dirinya bertemu dengan organisasi wanita dunia dari Australia untuk memperluas wawasan mengenai kepemimpinan perempuan.

“Wanita sebagai pemimpin itu harus lebih diberdayakan lagi supaya memberikan dampak positif bagi bangsa. Selain memimpin institusi, kami juga memiliki tanggung jawab memastikan keluarga terkontrol dengan baik, menjadi ibu yang sukses mendidik anak, serta istri yang terbaik bagi suami,”ucapnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *