Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Sebagai bentuk dari komitmen dalam memperkuat penerapan prinsip meritokrasi dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Pusat Penilaian Kompetensi ASN (Puspenkom ASN) melaksanakan kegiatan Uji Coba Alat Ukur Penilaian Potensi dan Kompetensi ASN.
Sebanyak 552 peserta dari lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mengikuti asesmen Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN). ProASN merupakan bagian dari program nasional percepatan penyediaan data potensi dan kompetensi ASN yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
ProASN bertujuan untuk mengukur potensi psikologis, kompetensi manajerial dan sosial kultural, literasi digital, serta preferensi karir guna mendukung pembangunan dan penerapan Manajemen Talenta nasional. Asesmen ProASN diikuti oleh seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta beberapa pejabat fungsional dan pelaksana.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat bersama Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia melaksanakan kegiatan Profiling ASN yang bertempat di Kantor Regional III BKN Bandung. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Regional III BKN, Wahyu, S.Kom., M.A.P., didampingi oleh Anita Ratnaningsih Supriyo, S.STP., M.M., Kepala Bidang Pengembangan Aparatur dan Penilaian Kompetensi BKD Provinsi Jawa Barat.
Profiling ASN itu diikuti oleh 552 peserta dari unsur JF Pertama, Muda, Madya, serta Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen Pemprov Jabar untuk terus melakukan pembaruan database kompetensi manajerial dan sosio kultural. Hasil asesmen menjadi acuan pengembangan karier ASN agar penempatan pegawai dapat lebih tepat sasaran sesuai dengan keahlian dan kebutuhan organisasi.
(Sumber: Humas BKD Jabar)










Komentar