oleh

Politeknik Piksi Ganesha Bersama Warga Kelurahan Maleer Wujudkan Pertanian Perkotaan Lebih Efisien

(Koran SINAR PAGI)-, Inovasi pertanian perkotaan kini hadir di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Tim dosen dan mahasiswa dari Politeknik Piksi Ganesha resmi mengimplementasikan Smart Hydroponic System berbasis Internet of Things (IoT) untuk membantu warga memanfaatkan lahan sempit menjadi kebun produktif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berlangsung sejak Juli hingga Agustus 2025. Dalam program ini, warga mendapatkan pelatihan mengenai perakitan instalasi hidroponik tipe DFT (Deep Flow Technique). Selain itu, mereka juga diajarkan cara menggunakan sensor IoT untuk memantau pH, EC, suhu, dan kelembaban secara real-time melalui aplikasi di smartphone.

Ketua Tim PkM, Seliwati, S.Kom., M.Kom menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi, sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah perkotaan.

“Dengan sistem berbasis IoT, warga tidak hanya menanam tetapi juga dapat memantau kondisi tanaman kapan pun. Hal ini membuat proses budidaya menjadi lebih presisi, hemat air hingga 70%, dan hasil panen lebih optimal,” jelasnya.

Selain instalasi teknologi, program ini juga membekali warga dengan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran hasil panen. Harapannya, sayuran segar hasil budidaya hidroponik dapat dipasarkan secara mandiri, membuka peluang usaha baru, dan menambah penghasilan keluarga.

Lurah Maleer, Een Ratningsih, S.E, menyambut baik inisiatif itu.

“Programnya sejalan dengan upaya kami menjadikan Maleer sebagai kelurahan produktif. Warga antusias, karena bisa memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan terbatas untuk menghasilkan pangan sehat,” ujarnya.

Hasil panen perdana berupa Selada, Kangkung, dan Sawi, telah berhasil dipanen dengan tingkat keberhasilan lebih dari 90 persen. Warga pun mulai menjual hasil panen ke tetangga sekitar dengan harga terjangkau, sekaligus meningkatkan konsumsi sayuran di lingkungan setempat.

Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan). Serta SDG 12 (Produksi dan Konsumsi yang Bertanggung Jawab).

Kegiatan di akhiri dengan pembentukan kelompok tani hidroponik “Maleer Green Farm” yang akan mengelola sistem secara berkelanjutan. Tim PkM berencana melakukan pendampingan lanjutan, penambahan instalasi, serta pengembangan produk olahan sayur untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil panen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *