oleh

‎Sekilas.., Destinasi Wisata Sumedang dan Majalengka, Sama-Sama Eksotis dengan Ciri Khas Berbeda

-Ragam-393 Dilihat

Pewarta: Jeky Epsa

‎Koran Sinar Pagi,Sumedang – Majalengka,- Dua kabupaten bertetangga di Jawa Barat, Sumedang dan Majalengka, sama-sama memiliki potensi wisata yang kian dilirik wisatawan. Meski berada dalam satu kawasan geografis, karakter destinasi wisata di kedua daerah ini menunjukkan keunikan yang berbeda.

‎Di Kabupaten Sumedang, wisata lebih didominasi oleh sejarah, budaya, dan wisata alam perairan. Sumedang dikenal sebagai wilayah peninggalan Kerajaan Sumedang Larang, dengan ikon wisata sejarah seperti Museum Prabu Geusan Ulun dan Keraton Sumedang Larang. Selain itu, kehadiran Bendungan Jatigede menjadi magnet wisata baru, menghadirkan panorama perairan luas yang dipadukan dengan perbukitan serta potensi wisata kuliner dan UMKM di sekitarnya.

‎Sumedang juga menawarkan wisata alam pegunungan dan air terjun, seperti Curug Ciputrawangi (Desa Narimbang),  Curug Cigorobog ( Desa Citengah), hingga kawasan wisata alam Gunung Tampomas. Nuansa wisata Sumedang cenderung tenang, edukatif, dan kental dengan nilai sejarah serta kearifan lokal.

‎Sementara itu, Kabupaten Majalengka unggul dalam wisata alam modern dan wisata kekinian. Daerah ini dikenal luas dengan destinasi seperti Terasering Panyaweuyan Argapura ( Desa Sukasari Kidul), Curug Muara Jaya ( Kampung Apuy Desa Argamukti), Bukit Mercury Sayang Kaak ( Desa Tejamulya – Argapura), hingga Paralayang Gunung Panten ( Desa Sidamukti) yang menawarkan panorama dramatis dari ketinggian. Majalengka juga berkembang sebagai destinasi wisata berbasis spot foto dan petualangan alam.

‎Dukungan infrastruktur di Majalengka, termasuk keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan aksesibilitas wisatawan dari luar daerah.

‎Dari sisi konsep, Sumedang lebih menonjolkan wisata berbasis sejarah dan ketenangan alam, cocok bagi wisata keluarga dan edukasi. Sedangkan Majalengka mengarah pada wisata alam terbuka yang atraktif dan menantang, menyasar generasi muda dan wisatawan pencinta petualangan.

‎Meski memiliki keunggulan masing-masing, kedua daerah ini dinilai saling melengkapi. Kolaborasi pengembangan wisata regional Sumedang–Majalengka berpotensi menciptakan paket wisata terpadu, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

‎Dengan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, Sumedang dan Majalengka sama-sama memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi unggulan di Jawa Barat, asalkan dikelola secara berkelanjutan dan berpihak pada pelestarian lingkungan serta budaya setempat.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *