Pewarta : Tono Efendi
Koran SINAR PAGI, Kota Tasikmalaya,-Masyarakat di berbagai daerah di Kota Tasikmalaya umumnya menyambut baik proyek gorong-gorong karena dinilai dapat membantu mengatasi masalah banjir musiman dan melancarkan aliran air.
Namun, beberapa proyek juga menuai kritik dari masyarakat karena adanya dampak negatif sementara, seperti kemacetan, atau kekhawatiran terkait kualitas pekerjaan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.
Penyambutan Baik datang juga dari Warga seperti di Kp.Panugaran Cilingga Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Dimana saat ini sedang dilakukan pekerjaan penggantian gorong gorong Ruas jalan 107+100 yang dikerjakan oleh CV Tanjung Mekar Jaya. Pekerjaan yang didanai oleh APBD Propinsi Jawa Barat senilai Rp.369.214.979,34 itu mulai dikerjakan pada 31 OKTOBER 2025 (50 hari kalender kerja.
“Alhamdulilah rata rata hampir semua masyarakat disekitar menyambut positif upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengganti gorong-gorong yang lebih besar sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di daerah mereka, kebetulan perusahan kami dipercaya sebagai penyedia jasa dalam mengerjakan pekerjaan tersebut,” ungkap Hanhan, Pimpinan Proyek di lapangan saat dimintai tanggapan oleh Koran Sinar Pagi, Sabtu (28/11/2025) pagi tadi.
Namun demikian, masih kata Hanhan, kritik dan Kekhawatiran terkadang dirasakan dilapangan. Misalnya, kekhawatiran dari pemilik usaha di sekitar area proyek terkait dampak perbaikan jalan yang menyebabkan penurunan omzet sementara akibat akses yang terhambat.
“Pekerjaan gorong gorong tersebut, saat ini sedang pasang batu muka 20 dan 7 yang sedang kita gali, karena kondisi selokan tertimbun Tanah dan sampah, hingga pekerjaan ini harus betul betul dikerjakan dengan seksama dan teliti” kata Hanhan.
Menurutnya, ada sekitar 18 pegawai di lokasi proyeknya yang dikerjakan. Dan semua pegawainya telah dilengkapi Alat Pelindung Kerja sesuai undang undang K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja) termasuk perlindungan asuransi dari BPJS ketenagakerjaan.
Secara keseluruhan, masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur gorong-gorong ini, karena manfaatnya dalam pencegahan banjir dan peningkatan kualitas lingkungan, namun mereka juga mengharapkan pengerjaan proyek dilakukan secara profesional, tepat waktu, dan meminimalisir dampak negatif bagi aktivitas harian mereka.
Sementara itu, Acep salah satu warga Panugaran Cilingga Kel Linggajaya kepada wartawan mengaku puas dan nyaman atas pekerjaan yang sedang dikerjakan. “Para pekerja proyek terlihat cekatan dan sangat profesional dilapangan. Mudah mudahan setelah ada perbaikan proyek ke wilayah ini, kedepan sudah tidak ada lagi genangan air atau Banjir musiman,” pungkas Acep.








Komentar