oleh

Menperin ungkap Insentif Kendaraan Listrik di 2026

Pewarta : Tim Liputan

Koran SINAR PAGI,Jakarta,- Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita buka suara soal kelanjutan insentif kendaraan listrik, baik mobil listrik maupun motor listrik.
Agus mengatakan saat ini kelanjutan insentif tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu), karena pemberian insentif tersebut harus mendapat persetujuan dari Kemenkeu.

Insentif kendaraan listrik, lagi dalam pembicaraan ya, lagi dalam pembahasan,” kata Agus Gumiwang saat ditemui wartawan setelah rapat kerja (raker) bersama Komisi VII DPR RI, Senin (26/1/2026).

Terkait pembahasan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Agus mengatakan saat ini tengah dibahas, termasuk teknisnya.

“Kami membahas, dan teknisnya juga sedang dibahas,” ujarnya.

Namun sayangnya, pihaknya tidak menjelaskan kapan pembahasan tersebut selesai dan insentif kendaraan listrik di 2026 ditetapkan.

Sebelumnya, Agus mengatakan bahwa usulan mengenai insentif kendaraan bermotor telah diberikan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dia pun memastikan skema stimulus yang diusulkan kali ini tidak lagi bersifat umum, melainkan jauh lebih terperinci dibandingkan periode pandemi Covid-19.

“Soal otomotif usulan insentif stimulus yang sudah kami kirim ke Pak Menkeu. Ada spill sedikit lah, ada perbedaan. Di sini kita akan kenakan, di sini yang kita usulkan itu lebih detail, lebih detail dibandingkan dengan periode kita menghadapi Covid yang lalu, dari segmen, dari teknologi, dari sisi TKDN, bobot TKDN dan sebagainya itu kita buat lebih detail,” ujar Agus pada Sabtu (3/1/2026) lalu.

Khusus untuk kendaraan listrik, Agus menegaskan fokus pemerintah adalah mendorong pembeli pertama agar adopsi electric vehicle (EV) semakin luas.

“Kalau kita bicara soal electric car, first buyers itu menjadi prioritas kami. Angka-angkanya nanti bisa spill pelan-pelan,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *