oleh

LAZISNU Kabupaten Bandung Bagikan Kencleng Koin NU ke Jam’iyyah Nahdlatul Ulama

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Koin NU adalah program pengumpulan infak atau donasi dari masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) melalui kotak infak atau platform digital untuk membiayai kegiatan organisasi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Seperti fakir miskin, yatim, atau dengan pembangunan fasilitas sosial. Gerakan tersebut bertujuan membangun kemandirian dan kesejahteraan umat melalui semangat bergotong royong, serta pengelolaan dana yang efisien dan transparan, dikelola oleh LAZISNU.

Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama / LAZISNU Kabupaten Bandung, Asep Januarsah mengatakan ada 100 kencleng yang dibagikan secara gratis khusus MWC NU Katapang, melalui kencleng tersebut diharapkan dapat menghimpun Zakat, Infak, dan Sedekah untuk dibagikan kepada mereka yang berhak menerimanya.

Setelah menerima kencleng tersebut, Rois Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Katapang, Ustadz Emid Abdul Hamid mengungkapkan bahwa kencleng tersebut dapat menjadi wadah untuk mengamalkan sedekah subuh.

Saat melaksanakan sedekah, waktu subuh memiliki keistimewaan berdasarkan hadits Nabi :

 عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – أَنَّ النَّبِىَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda: “Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua Malaikat kepadanya lalu salah satunya berkata; “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata; “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil)”. (HR Bukhari dan Muslim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *