Pewarta : Jeky Epsa
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Keraton Sumedang Larang terus mempertegas komitmennya menjaga tradisi spiritual warisan leluhur. Setiap minggu pertama, keraton kini rutin menggelar Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani bersama jemaah Tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah (TQN) Suryalaya. Program ini sudah berlangsung empat kali dan mendapat respons kuat dari masyarakat maupun para ikhwan tarekat.
Dikatakan Radya Anom Keraton Sumedang Larang, R. Luky Djohari Soemawilaga, menegaskan bahwa agenda manaqib bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata keraton dalam merawat spiritualitas di tengah derasnya perubahan zaman.
“ Manaqib ini merupakan upaya menjaga warisan leluhur. Keraton tidak ingin tradisi yang mengakar ini hilang begitu saja. Kegiatan ini harus terus hidup dan memberi manfaat luas,” Ujar R. Luky Djohari Soemawilaga, kepada Koran Sinar Pagi, Sabtu, ( 6/12/25).
Acara yang digelar di lingkungan keraton tersebut diikuti para jemaah TQN Suryalaya serta tokoh adat yang datang berbagai kota di Jawa Barat. Suasana manaqib berlangsung khidmat, namun penuh semangat kebersamaan. Doa, pembacaan manaqib, dan tausiyah menjadi rangkaian utama kegiatan.
Sementara itu menurut Ketua Panitia R. Endi Setiaji , sekaligus Dewan Karesian Karaton Sumedang Larang, menambahkan, keberlanjutan kegiatan ini menjadi simbol kuat hubungan harmonis antara Keraton Sumedang Larang dan Ponpes Suryalaya, dua lembaga berpengaruh dalam sejarah budaya dan spiritual masyarakat Sunda.
“ Ini bukan hanya ibadah. Ini pembinaan akhlak, ini perekat masyarakat, dan ini cara kami menjaga Sumedang tetap punya identitas spiritual,” ucap R. Endi.
Setelah rangkaian ritual selesai, acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Banyak peserta menilai manaqib rutin ini membawa suasana teduh serta menambah energi positif bagi warga yang hadir.

Dengan berjalannya empat gelaran berturut-turut, keraton memastikan kegiatan manaqib akan menjadi agenda wajib bulanan, sebagai upaya memperkuat tradisi, memperdalam spiritualitas, dan mempererat persaudaraan di Sumedang.***








Komentar