oleh

‎Jelang Musda XI, 14 PK Golkar Pilih Bersinergi dengan Bunda Bilqis

Pewarta : Jeky Epsa

‎koransinarpagionline.com | SUMEDANG – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, dinamika internal partai kembali mencuri perhatian. Sebanyak 14 Pengurus Kecamatan (PK) yang sebelumnya menyatakan dukungan kepada Asep Kurnia kini menyatakan langkah kolaborasi dengan Yuslita Sumartini Bilqis.

‎Namun, pergeseran langkah tersebut ditegaskan bukan sebagai bentuk pencabutan dukungan terhadap Asep Kurnia.

‎Ketua PK Golkar Rancakalong, Ade Sutrisno, menyebut keputusan tersebut lahir dari proses komunikasi dan diskusi yang berlangsung dalam perjalanan menuju Musda.

‎“Di sini bukan beralih dukungan,” kata Ade saat ditemui seusai penyerahan dokumen dukungan di Aula Hotel Handayani, Sumedang Utara, Selasa (22/9/2026).

‎Ade menjelaskan, sejak awal dirinya bersama sejumlah PK telah melihat Asep Kurnia sebagai salah satu kader yang memiliki potensi untuk memimpin Golkar Sumedang. Dukungan tersebut bahkan telah dibahas melalui rapat pleno di tingkat kecamatan.

‎“Kami dan rekan-rekan meminta Pak Asep Kurnia menjadi calon ketua DPD Golkar Sumedang,” ujarnya.

‎Menurut Ade, proses konsolidasi kemudian berkembang setelah dilakukan komunikasi lebih lanjut. Dari pembicaraan tersebut muncul kesepakatan untuk membangun sinergi dengan Yuslita Sumartini Bilqis dalam Musda XI.

‎“Lalu di tengah perjalanan kami diskusi, hasil diskusi mengarah bahwa ada kolaborasi untuk bersinergi dengan Bunda Bilqis di Musda XI DPD Golkar Sumedang,” katanya.

‎Dalam proses tersebut, Ade menyebut terdapat 14 surat dukungan yang berasal dari pihak Asep Kurnia.

‎“Surat dukungan ada 14 dari pihak Pak Asep Kurnia,” ucapnya.

‎Bagi Ade, kolaborasi tersebut bukan sekadar persoalan dukungan dalam Musda, tetapi juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat Partai Golkar di Sumedang.

‎Ia berharap konsolidasi yang terbangun dapat berlanjut pada penguatan struktur dan peningkatan perolehan kursi politik Golkar di masa mendatang.

‎“Harapan kami Golkar lebih baik, kursi bisa bertambah, Golkar bisa merebut Pilkada, dan bisa berperan Pak Asep berdampingan dengan Bunda Bilqis,” tutur Ade.

‎Dinamika ini berlangsung di tengah proses konsolidasi menjelang Musda XI. Dalam pemberitaan sebelumnya, Asep Kurnia yang saat itu menjadi Ketua Steering Committee juga menekankan pentingnya musyawarah dan kolaborasi dalam proses Musda.

‎Sementara itu, agenda Musda yang sebelumnya direncanakan pada 22 September 2026 diberitakan mengalami penyesuaian jadwal dan digeser ke Oktober.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *