Pewarta: Frans Ganyang
Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Selain ikut menyeret nama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, deretan nama sejumlah pejabat yang berkompeten dilingkungan disdik pun tidak luput dari sorotan www.koransinarpagionline.com dan kian berbuntut panjang.
Salah satu oknum pejabat yang berinisial “V” seakan menjadi trending topik akhir – akhir ini dikalangan pewarta dalam pusaran indikasi temuan terkait dugaan kuat adanya upaya pengkondisian “upeti” yang dalam prakteknya sangat terselubung terorganisir, terstruktur, sistematis dan masif. “V” merupakan sosok pejabat yang saat ini membidangi seksi dimaksud.
Berdasarkan hasil konfirmasi kami sebelumnya pada subidang tersebut, mereka seakan menyangkal dan merasa tidak tahu adanya indikasi temuan yang saat ini masih kami sikapi, artinya,” keterangan pejabat Disdik sebelumnya berbanding terbalik dari apa yang kami temukan dilapangan, berdasarkan hasil investigasi dan dipertegas oleh keterangan dari narasumber yang dapat kami pertanggungjawabkan.
Di tempat terpisah, satu diantara pegiat anti korupsi ternama Jabar, biasa disapa BUNG TONI. SH.MH, “dalam waktu dekat kita akan segera mengawal dan menindak lanjuti agar nantinya bagi siapa saja oknum pejabat yang terlibat supaya mendapatkan perlakuan yang sama sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” kata Toni,
Masih kata Toni, “Mengingat begitu besar dan fantastisnya kerugian keuangan negara maka kasus ini akan menjadi konsen kita sekaligus sebagai warning bagi yang lain kedepan, kebetulan beberapa nama oknum pejabat sudah kita kantongi dan secepatnya akan kita tembuskan ke gedung bundar dengan data dan jejak digital yang sudah kita himpun, saat ini kita masih melakukan kajian dan pendalaman. demi laju dan terciptanya roda pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi dibumi tegar beriman.”pungkasnya







Komentar