oleh

Tadabur Alam Balwan Kota Depok: Eratkan Ukhuwah, Dekatkan Diri Kepada Allah di Puncak Gunung Gede

-Ragam-236 Dilihat

Pewarta : Anis

Koran SINAR PAGI, Cianjur,- Di tengah rutinitas pemberitaan dan hiruk pikuk kota, Keluarga Besar Majelis Taklim Balai Wartawan Kota Depok atau Balwan memilih jeda sejenak. Bukan untuk berlibur biasa, melainkan untuk pulang, pulang kepada alam, pulang kepada sesama, dan pulang kepada Sang Pencipta.
Kegiatan “Tadabur Alam Balwan Kota Depok” digelar selama dua hari, Sabtu – Minggu, 4 – 5 Juli 2026 di kawasan Pangsalatan, Gunung Gede, Cibodas, Jawa Barat. Mengusung tema _“Bersama di Alam, Dekatkan Diri kepada Allah, Pererat Ukhuwah dan Bangun Kebersamaan”_, kegiatan ini menjadi ruang untuk merenung, belajar, dan menguatkan ikatan kekeluargaan.

Sebanyak puluhan anggota Balwan bersama keluarga mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat dan semangat. Mulai dari muhasabah pagi, senam pagi bersama, diskusi keislaman di alam terbuka, dzikir bersama , hingga kegiatan kebersamaan dan gotong royong.
Ketua Balai Wartawan Kota Depok, Ade Rakasiwi, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa seorang jurnalis tidak hanya butuh tajam dalam menulis, tetapi juga jernih dalam hati dan kuat dalam kebersamaan.

“Gunung mengajarkan kita tentang kokoh. Hutan mengajarkan tentang memberi. Sungai mengajarkan tentang istiqamah. Di Pangsalatan ini kami tidak hanya tadabur alam, tapi juga tadabur diri. Semoga dengan kebersamaan ini, ukhuwah Balwan semakin erat, dan setiap tulisan yang lahir dari kita adalah tulisan yang membawa manfaat dan keberkahan,” ujar Ade Rakasiwi.

Ia juga menambahkan, Balwan sebagai rumah para jurnalis Depok, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh dalam membangun komunitas yang religius, solid, dan peduli.
Ceramah tadabur dan bimbingan rohani disampaikan langsung oleh Ustadz Syaruddin El Fikri. Dalam tausiyahnya di bawah rimbunnya pepohonan Gunung Gede, beliau mengajak seluruh peserta untuk membaca “ayat-ayat kauniyah”.

“Saudara-saudaraku, Allah tidak hanya menurunkan Al-Qur’an untuk kita baca, tapi juga membentangkan alam untuk kita renungkan. Lihatlah gunung yang diam tapi kuat menahan bumi. Lihatlah pohon yang memberi tanpa pamrih. Itulah pelajaran tawadhu dan keikhlasan. Semoga kebersamaan kita di tempat mulia ini, menjadi sebab Allah mempererat hati kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menguatkan langkah kita dalam dakwah dan profesi,”_ tutur Ustadz Syaruddin El Fikri dengan penuh haru.

Selain agenda rohani, suasana Tadabur Alam juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kekeluargaan. Para peserta disuguhkan penampilan talenta kesenian berupa lomba baca pantun dan pembacaan puisi dari para wartawan MT Balwan. Apresiasi kreatif ini menjadi wadah untuk menyalurkan jiwa seni sekaligus mempererat keakraban.
Kemeriahan juga terasa saat acara doorprize yang disiapkan panitia. Total hadiah yang dibagikan mencapai hampir Rp 3 juta, berupa kacamata, voucher belanja, dan berbagai hadiah menarik lainnya. Gelak tawa dan semangat kebersamaan mewarnai pembagian hadiah tersebut.
Pagi harinya, seluruh peserta kompak mengikuti senam pagi bersama di udara sejuk pegunungan. Kegiatan ini menjadi penyegar sekaligus simbol bahwa kesehatan jasmani dan rohani harus berjalan beriringan.

Suasana haru dan kekeluargaan begitu terasa saat seluruh peserta bermunajat dan berdoa bersama di malam hari, diiringi suara alam yang menyejukkan.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan nilai-nilai yang didapat di Gunung Gede sebagai bekal dalam bertugas, berkarya, dan bermasyarakat.
Tadabur Alam Balwan 2026 bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah ikhtiar untuk menjaga hati, merawat persaudaraan, dan mengingatkan bahwa sehebat apapun kita di dunia, kita tetap hamba yang butuh bersandar kepada Allah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *