oleh

Depok Jajaki Kerja Sama dengan Kampus dan Rumah Sakit MSU Malaysia : Target Layanan Kesehatan Naik Kelas

Pewarta : Anis

Koran SINAR PAGI, DEPOK,-  Pemkot Depok mulai “menatap ke luar”. Senin (22/6/2026), Wali Kota Depok Supian Suri menandatangani Letter of Intent LoI bersama Management and Science University MSU Malaysia. Momennya pas apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok.
Tujuan kerja samanya jelas: naikin kualitas layanan kesehatan + cetak SDM tenaga medis Depok yang berstandar internasional. MSU dipilih karena bukan cuma kampus, tapi juga punya rumah sakit sendiri di Malaysia.

“Hari ini kita bersepakat menjalin kerja sama dengan MSU yang memiliki kampus dan rumah sakit di Malaysia untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan dan pendidikan di Kota Depok,” ujar Supian Suri saat memberi amanat apel.

Lewat LoI ini, Pemkot Depok punya 2 PR besar bareng MSU:

1. Benahi Layanan Rumah Sakit*
MSU akan turun langsung meninjau 2 RS milik Pemkot: RSUD Anugerah Sehat Afiat ASA dan RSUD Khidmat Sehat Afiat KiSA. Targetnya: kembangkan layanan yang lebih spesifik dan komprehensif buat warga.

“Mereka akan meninjau dua rumah sakit kita, yaitu RSUD ASA dan RSUD KiSA. Mudah-mudahan dari hasil peninjauan tersebut dapat terbangun kerja sama yang memberikan manfaat bagi peningkatan layanan kesehatan di Kota Depok,” kata Supian.

Artinya, warga Depok berpotensi dapat layanan kesehatan yang tadinya harus ke Jakarta atau Bekasi, bisa ditangani langsung di ASA dan KiSA.

2. Upgrade SDM : Dokter dan Perawat Belajar ke Malaysia :
Ini poin yang paling ditunggu tenaga medis. Pemkot buka peluang dokter, perawat, dan nakes lain buat “magang rasa kuliah” di MSU.
“Kita membutuhkan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, maupun seluruh petugas yang selama ini melayani masyarakat.
Melalui kerja sama ini, kita ingin meningkatkan kompetensi mereka dengan belajar dari universitas dan rumah sakit yang dimiliki MSU,” jelas Supian.
Bahkan ada rencana kirim nakes Depok ke Malaysia. Tujuannya: lihat langsung, belajar langsung, bagaimana sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit MSU berjalan.

“Nanti kita bisa mengirim perawat maupun dokter untuk belajar bagaimana pelayanan kesehatan di Malaysia berjalan, termasuk di rumah sakit-rumah sakit yang dikelola MSU,” tambahnya.

Supian menegaskan LoI ini bukan seremonial.
Ini ikhtiar nyata Pemkot biar warga Depok dapat pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan manusiawi.
“Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk meningkatkan kapasitas SDM kesehatan dan menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Kota Depok,” tutupnya.
Jadi buat warga Depok: tunggu kabar baiknya. Kalau kerja sama ini jalan, RSUD ASA dan KiSA bisa naik kelas. Dokter-perawat Depok makin jago. Ujungnya, kita yang berobat jadi lebih tenang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *